Ilustrasi (Istimewa).

Ilustrasi (Istimewa).



Musim hujan diprediksi berlangsung sejak Oktober ini. Menjelang musim hujan, Wali Kota Malang Sutiaji pun ingatkan agar warganya lebih getol dalam menjaga kebersihan lingkungan. Diantaranya adalah rutin membersihkan got dan tidak membuang sampah sembarangan.

Dia menjelaskan, setidaknya ada 26 titik genangan yang masih menjadi perhatian hingga sekarang. Titik itu pun diupayakan untuk terus mendapat pengawasan dan diminimalisir. Sehingga, saat musim hujan berlangsung, genangan tidak separah seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Petugas sebenarnya sudah bekerja sangat maksimal. Sekarang tinggal masyarakat juga harus turut membantu dengan tak membuang sampah sembarangan dan perhatikan aliran air di kawasan perumahan dan permukiman," katanya pada wartawan belum lama ini.

Dari pengalaman sebelumnya, menurutnya ada banyak faktor yang menyebabkan terjadinya genangan. Diantaranya seperti terjadi pendangkalan sungai, penyempitan saluran air, crossing arus air yang tidak terdistribusi hingga ditemukannya bongkahan pondasi reklame dan pembatasan bibir saluran air yang justru menghambat jalannya air hujan.

"Kita harus bersih tanpa harus menunggu musim hujan datang," imbuhnya.

Lebih jauh pria berkacamata itu menyampaikan, kerja bakti juga sudah rutin dilaksanakan. Termasuk oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam beberapa kali kesempatan. Setiap hari Rabu, Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Malang beserta beberapa tim gabungan rutin melakukan bersih-bersih.

"Buang sampah sekarang nggak kerasa. Nanti baru terasa saat sudah hujan," tegasnya.

Sementara ke-26 lokasi titik genangan air yang telah diidentifkasi adalah Jl. Pulosari, Jl. Rajekwesi, Jl. Galunggung, Jl. Jombang, Jl. Japri, Jl. Bandulan, Jl. Simpang Sulfat, Jl. Bukit Barisan, Jl. Borobudur, Jl. Pisang Kipas, Jl. Sukarno-Hatta, Jl. MT Haryono dan Jl. Simpang Bogor.

Selanjutnya Jalan S. Parman sekitar Carefour, Jl. A. Yani sekitaran flyover Arjosari, Jalan Cengkeh, Jl. Bendungan Siguragura, Jl. Simpang LA Sucipto, Jl. Kalpataru, Jl. Vinolia, Jl. Bendungan Wonogiri, Jl. Raya Candi, Jl. Raden Intan, Jl. S. Supriyadi, Jl. Coklat dan Jl. Simpang Gajayana.

 


End of content

No more pages to load