Tes TOEFL Equivalent sukses digelar Unisba Blitar.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Tes TOEFL Equivalent sukses digelar Unisba Blitar.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Pusat Bahasa Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar mengadakan Tes TOEFL(Test of English as a Foreign Language) Equivalent. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kampus 1 Unisba selama dua hari, Sabtu-Minggu (19-20/10/2019).

Wakil Rektor III Unisba Blitar bidang Kemahasiswaan, Hery Suprayitno mengatakan tes TOEFL ITP ini sasarannya untuk mahasiswa yang tahun ini mengikuti wisuda. 

Tahun ini ada 642 mahasiswa yang telah yudisium dan sebentar lagi diwisuda.

“Test TOEFL ini sudah mendapatkan surat keputusan dari Rektor Unisba dan hasil dari tes ini akan menkadi surat keterangan pendamping ijazah (SKPI) Mahasiswa,” ungkap Hery Suprayitno.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Pusat Bahasa Unisba Blitar sukses menggelar Tes TOEFL Equivalent secara mandiri. 

Dalam pelaksanaanya, panitia tes ini berasal dari kalangan mahasiswa berkolaborasi dengan Tim Pusat Bahasa yang beranggotakan Hesti Puspitasari, Adin Fuzy dan Yusniarsi Primarsari. Tes TOEFL ini dalam pelaksanaanya juga diawasi oleh dosen

Hery menjelaskan, tujuan diadakannya kegiatan seperti bisa untuk lanjut pendidikan, daftar kerja, dll.

“Kalau peruntukan sertifikatnya macam-macam, untuk persiapan ujian meja/skripsi, melanjutkan pendidikan, daftar kerja, dll.Yang diujikan dalam Tes TOEFL ini tentu adalah bahasa Inggris. SKPI itu bentuknya sertifikat yang bermanfaat untuk melamar pekerjaan. Harapan kami mahasiswa bisa mendapatkan nilai terbaik, kami memberikan skor minimal untuk nilai itu 450, kalau maksimalnya tidak ada, maksimal maksudnya tergantung dengan perusahaan yang membuka lowongan kerja,” paparnya.

Ia berharap tes TOEFL ini sudah jadi persyaratan yang urgent pada pendaftaran/penerimaan lapangan pekerjaan.

“Untuk kalangan Unisba, mahasiswa sudah banyak yang tau pentingnya TOEFL. Ini sebelum tes saja, sudah ada mahasiswa dari Fakultas Hukum yang menanyakan pelaksanaan tes ini, mereka sangat membutuhkan SKPI untuk melamar S2 dengan skor yang diminta disana 525. 

Hasil TOEFL dalam bentuk SKPI ini sangat dibutuhkan untuk melamar pekerjaan seperti menjadi guide tour, ke BUMN maupun melanjutkan studi S2,” paparnya. 

Sementara itu Lukman Hakim, calon wisudawan dari Prodi Bahasa Inggris Unisba Blitar, tes TOEFL ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa, karena di era sekarang ini SKPI lancar berbahasa Inggris menjadi syarat utama melamar pekeraan.

“Tes ini sangat membantu mahasiswa dan relevan dengan kondisi saat ini. Beberapa waktu lalu banyak teman-teman mahasiswa yang bingung cari tempat Tes TOEFL, dan kami bersyukur di Unisba ini sudah disediakan,” pungkasnya.(*)