Ketiga pelaku saat akan dibawa ke Mapolres Jember. (foto : Sugito / Jatim TIMES)

Ketiga pelaku saat akan dibawa ke Mapolres Jember. (foto : Sugito / Jatim TIMES)



Hati-hati menerima ajakan teman kalau tidak mau mengalami nasib seperti  dua  remaja putri asal Karangsemanding, Balung, Jember, inj. Mereka adalah Kemala (16) dan Kemayu (18).

Keduanya menjadi korban tindak asusila yang dilakukan empat temannya di pinggir lahan tebu yang ada di Dusun Andongsari, Desa Tugusari, Bangsalsari, Jember, pada Rabu (16/10/2019) malam.

Informasi yang dihimpun media ini, Kemala dan Kemayu dijemput  salah satu pelaku dari  rumah masing-masing untuk diajak pertemuan. Ternyata pertemuan yang dimaksud adalah untuk menggelar pesta miras bersama dengan 6 temannya di pinggir ladang tebu di Desa Tugusari.

Saat Kemala dan Kemayu terpengaruh minuman keras itulah, pelaku secara bergiliran berbuat asusila terhadap keduanya. Usai melampiaskan nafsunya, Kemala dan Kemayu diantar pulang.

“Saya kaget saat anak saya diantar pulang oleh temannya dalam kondisi awut-awutan dan seperti mabuk. Kemudian temannya saya panggil dan saya interogasi. Ternyata anak saya baru saja dicabuli empat temannya. Sedangkan dia sendiri tidak ikut mencabuli. Kemudian saya laporkan kasus ini ke Polsek Balung,” ujar NN, orang tua Kemala.

Dari pengakuan Kemala, dirinya digilir empat temannya. Ia  tidak bisa melawan karena dalam kondisi terpengaruh alkohol dan dipegangi  para pelaku. “Kalau yang mencabuli empat orang. Saya tidak bisa melawan karena dikeroyok dan di pegang i tangan saya,” ujar Kemala.

Sedangkan Kemayu saat ditanya mengaku bahwa dirinya tidak tahu apakah juga dicabuli teman-temannya apa tidak. Sebab, saat itu dirinya sudah tidak sadar karena dalam kondisi mabuk berat. 

 Kapolsek Balung AKP Miftahul Huda saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya laporan perbuatan asusila di wilayahnya. “Iya ada laporan ke kami terkait korban tindakan asusila. Tapi perkara ini sudah saya limpahkan ke Unit PPA Polres Jember. Empat pelaku berhasil diamankan. Sedangkan yang dua masih DPO. Kalau yang melakukan pencabulan 4 orang. Sedangkan yang dua hanya menjemput dan mengantar korban dan dari pengakuannya tidak ikut mencabuli,” ujar bebernya, Kamis (17/10/2019).

Enam pelaku yang menjadi tersangka kasus pencabulan adalah Muhammad Ahmad (25), DK (16), MR (17), HR (21), HY (22) (semuanya warga Dusun Andongsari, Desa Tugusari, Bangsalsari, Jember) dan RM (17), warga Dusun Dukuh 1, Desa Banjarsari, Bangsalsari, Jember.

 "Tiga pelaku pencabulan dan kedua korban kami kirim ke mapolres. Sedangkan satu  pelaku yang saat peristiwa hanya menjemput dan mengantar korban kami tahan di mapolsek," ujar kapolsek Balung.


End of content

No more pages to load