Pelaku yang menghajar istrinya karena tak diizinkan menikah lagi
Pelaku yang menghajar istrinya karena tak diizinkan menikah lagi

Gara-gara tidak diizinkan menikah lagi, Teguh Susetyo, (48), tega menghajar istrinya, Fitri Julianti, (37). Pria yang tinggal di Lingkungan Gesari, Kelurahan Pengantigan, Banyuwangi inipun harus mendekam dalam jeruji penjara.

Kekerasan dalam rumah tangga ini terjadi pada Minggu (6/10/19) lalu. Sekitar pukul 18.30 WIB, pasangan suami istri sedang berbincang di rumahnya. Ditengah perbincangan, Teguh mengutarakan keinginannya menikah lagi kepada istrinya. Namun keinginannya itu dengan tegas ditolak.

“Karena korban tidak mengizinkan suaminya menikah lagi, suaminya marah dan memukul kepala korban berkali-kali. Akibatnya kepala korban bagian belakang mengalami luka memar,” kata Kapolsek Banyuwangi AKP Ali Masduki, Rabu (16/10/19).

Tidak hanya itu, menurut Ali Masduki, perbuatan tersangka juga membuat korban trauma dan ketakutan. Sehingga akhirnya korban memutuskan untuk melaporkan apa yang dialaminya kepada  pihak Kepolisian. Petugas langsung mengantarkan korban melakukan visum guna keperluan penyidikan.

“Berdasarkan adanya laporan tersebut, selanjutnya unit Reskrim Polsek Banyuwangi melakukan penyelidikan serta penangkapan terhadap tersangka di rumahnya daerah Pengantigan. Kemudian tersangka langsung diamankan ke Mapolsek banyuwangi,” jelasnya.

Petugas kemudian menginterogasi tersangka. Diapun mengaku perbuatannya yang telah menganiaya istrinya. Dia mengaku marah dan akhirnya melakukan kekerasan kepada istrinya karena keinginannya tidak direstui.

“Tersangka kita jerat dengan pasal 5 huruf a Jo pasal 44 ayat (1) Undang-undang nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. Tersangka sudah kami amankan dan kami titipkan di Lapas Banyuwangi,” terang Polisi yang pernah menjabat sebagai KBO Reskrim ini.