Wabup Blitar Marhaeinis bersama kedua istrinya, Halla Unaryanti dan Fandriana.(Foto : Team BlitarTIMES)
Wabup Blitar Marhaeinis bersama kedua istrinya, Halla Unaryanti dan Fandriana.(Foto : Team BlitarTIMES)

Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Blitar telah usai. Sebanyak 167 desa telah menentukan pemimpinnya masing-masing.

Namun ada yang unik dan menjadi perbincangan hangat dalam pilkades serentak kali ini. Yakni dua istri Wakil Bupati Blitar Marhaeinis U. Widodo diketahui maju sebagai calon kades dan menang telak di desanya masing-masing.

Istri pertama Marhaenis, Halla Unariyanti (48), terpilih kembali menjadi kepala desa Bendosewu, Kecamatan Talun. Sedangkan istri kedua Marhaenis, Fendriana Anitasari (33), terpilih kembali menjadi kepala desa di Desa Wonorejo, Kecamatan Talun.

 Marhaenis sendiri menjabat sebagai ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar. Sedangkan dua istrinya adalah petahana kades di masing-masing  desa itu.

Di TPS Wonorejo, Fandriawa Anitasari unggul telak dengan perolehan 2.275 suara di atas kedua pesaingnya, yakni Karmaji dengan perolehan 211 suara dan Muslim Andri Mawanto dengan perolehan 328 suara. Sementara, di TPS Bendosewu, Halla Unaryanti unggul 2.213 suara atas lawannya, M. Anwar Zen, yang memperoleh  1.283 suara.

Pasca-hasil pemungutan suara diumumkan, Halla Unaryanti langsung disambut dengan ucapan selamat dan jabatan tangan dari para pendukungnya. Momen haru pecah saat Marhaenis menyambut Halla dengan pelukan dan ciuman tanda cinta kepada istrinya tersebut.

Dalam kesempatan itu, istri pertama Marhaenis tersebut menyampaikan terima kasih atas dukungan dari seluruh warga desa. Berkat dukungan dan kepercayaan masyarakat, dia bisa terpilih kembali dalam pilkades kali ini.

"Terima kasih atas amanah yang diberikan kembali kepada kami. Tentunya ini semua adalah dukungan dari warga untuk membawa Bendosewu lebih baik lagi," ungkap Halla Unaryanti saat ditemui BLITARTIMES usai hasil penghitungan suara di TPS Bendosewu diumumkan, Selasa (16/10/2019) malam.

Sementara itu, Fandriana mengucapkan terima kasih kepada warga Desa Wonorejo yang kembali memercayakan jabatan kepala desa kepada dirinya. Dia pun berjanji ke depan akan terus membawa program-program ekonomi kerakyatan, mengembangkan BUMDes, dan pengembangan sektor pertanian. ”Visi dan misi saya adalah menjadikan  Wonorejo sebagai desa yang mandiri, maju dan berdaya saing,” tandas nya.

Menanggapi dua istrinya sukses dan menang telak di desanya masing-masing, Wabup Marhaenis menegaskan kemenangan kedua istrinya adalah murni atas dorongan dan dukungan masyarakat. "Tentunya saya ucapkan terima kasih kepada semua warga masyarakat yang telah menyukseskan pilkades serentak, khususnya di Desa Wonorejo dan Bendosewu, sehingga bisa berjalan dengan baik. Alhamdulillah kebetulan di dua desa tersebut ada dua istri saya dan keduanya terpilih kembali menjadi kepala desa dengan menang mutlak. Sekali lagi itu atas kerja keras para pendukung," ungkap Marhaenis.

Dia berharap ke depan kedua srikandi dari Talun tersebut dapat kembali mengemban amanah sebagai kepala desa dengan menerapkan program-program kerakyatan dan menuntaskan pekerjaan-pekerjaan yang belum selesai.

“Program-program keduanya bagus tapi belum maksimal. Oleh sebab itu, ke depan kami harus mengevaluasi apa yang sudah dilakukan oleh dua kepala desa ini sehingga ke depan bisa lebih baik lagi. Karena warga masih mempercayai mereka untuk menjadi kepala desa lagi dan menampung aspirasi masyarakat, baik fisik maupun nonfisik, Di antaranya pembangunan jalan dan drainase, tata kelola desa dan juga pemberdayaan masyarakat desa tentunya," pungkas nya.

Sebagaimana diketahui, pilkades serentak di Kabupaten Blitar digelar 15 Oktober 2019. Pilkades dilaksanakan di 167 desa di 22 kecamatan. 

Untuk pengamanan, Pemkab Blitar bersama Polres Blitar, Polres Blitar Kota, dan Kodim 0808/Blitar menerjunkan 2.208 personel yang terdiri dari Polri, TNI dan satlinmas. Rinciannya, di wilayah hukum Polres Blitar Kota sebanyak 6 kecamatan yang meliputi 55 desa, diterjunkan 504 personil. Sementara di wilayah hukum Polres Blitar  yang meliputi 16 kecamatan dan 112 desa, diterjunkan 1.074 personil.