Wali Kota Malang Sutiaji (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

Wali Kota Malang Sutiaji (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)



Pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dikabarkan akan dimulai akhir Oktober 2019. Sedangkan pendaftaran resmi dan proses administrasi bakal dijadwalkan bulan November depan.

Untuk di Kota Malang, kebutuhan formasi masih belum diumumkan. Pemerintah Kota (Pemkot) Malang masih menunggu hasil keputusan dari KemenPAN-RB terkait usulan formasi CPNS sebanyak 348 kuota.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, Kamis ini (17/10/2019) Pemkot Malang menerima undangan untuk menghadap KemenPAN-RB. Dalam pertemuan tersebut pihaknya mengharapkan kuota formasi CPNS Kota Malang bisa ditetapkan.

"Kamis besok undangannya, saya minta BKD (Badan Kepegawaian Daerah) yang berangkat ke Jakarta. Mudah-mudahan formasinya juga keluar," ujar dia.

Mengingat adanya pelarangan perekrutan tenaga honorer yang tertuang dalam PP 49/2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, yang mana Pemerintah Daerah agar tidak melakukan proses rekrutmen tenaga honorer.

Karenanya, kebutuhan formasi yang masih dianggap krusial yakni bidang tenaga pendidik, kesehatan, dan fungsional lain dikatakan pria yang akrab disapa Aji ini adalah bidang IT. Apalagi, Kota Malang tengah menuju proses smart city maka dirasa kebutuhan IT juga sangat diperlukan lebih banyak.

"Semua kebutuhan kita banyak, tapi yang amat mendesak itu di Kesehatan, Pendidikan dan IT. Kami amat menginginkan untuk IT itu lebih banyak, karena kalau membimbing ASN ketika basic-nya belum IT juga susah. Apalagi kedepan kita masuk sebagai smart city, Malang 4.0 yang basisnya IT," pungkas nya.


End of content

No more pages to load