Plt Dirut RSUD Bangil menyalami istri pasien yang meninggal.
Plt Dirut RSUD Bangil menyalami istri pasien yang meninggal.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) RSUD Bangil dr Agung Basuki akhirnya meminta maaf kepada keluarga pasien Eko BS yang meninggal dunia saat menjalani perawatan. Pihaknya mengakui terlambat memberikan rujukan atas pasien yang sebenarnya tidak mampu dilayani di RSUD Bangil.

“Kami meminta maaf kepada keluarga pasien dan mencabut klarifikasi yang telah disampaikan sebelumnya. Seharusnya pasien dirujuk sejak awal karena RSUD Bangil tidak mampu melayani pasien,” kata dr Agung Basuki saat hearing dengan Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan.

Menurut Agung, pemberian surat rujukan seharusnya dilakukan ketika pasien datang berobat dengan menjelaskan bahwa kondisi pasien butuh penanganan medis di RSUD dr Soetomo. Sehingga kejadian yang lebih buruk terhadap pasien bisa lebih diantisipasi sejak awal. “Kami berharap keluarga pasien bisa memaafkan karena hal ini sudah terjadi,” ujar Agung.

Iin Nurwiningsih, istri almarhum Eko BS, menyatakan, sejak 6 tahun lalu,l selalu berobat di RSUD dr Soetomo. Ia juga mengetahui jika RSUD Bangil tidak memiliki obat dan fasilitas perawatan yang memadai.

“Suami saya diberi rujukan empat hari setelah dirawat dan dalam kondisi kritis. Kalau tidak mampu, seharusnya sejak awal masuk RS sudah dirujuk. Suami saya ke RSUD Bangil karena dijanjikan Gus Irsyad (bupati Pasuruan) akan difasilitasi di RSUD Bangil,” kata Iin.

Joko Cahyono, ketua komisi II yang juga keluarga pasien, menuntut agar manajemen memberikan sanksi kepada dr Vidya yang lalai dan abai dalam menangani pasien. Ia berharap agar kasus ini menjadi yang terakhir  untuk segera memperbaiki pelayanan di RSUD Bangil.

Sementara itu, Ketua Komisi IV Ruslan mengingatkan agar RSUD Bangil mengutamakan pelayanan pasien, tanpa membedakan latar belakangnya. Manajemen harus ciptakan suasana yang nyaman sehingga pasien yang berobat sudah merasa sembuh saat menginjakkan kaki di RS.

“Kalau perlu mendatangkan ahli kepribadian kepada para dokter dan perawat. Sehingga bisa lebih baik dalam melayani pasien,” tandas Ruslan.