Salah satu elf menyangkut di portal di jalan Rajekwesi Klemuk, Dusun Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu. (Foto: istimewa)

Salah satu elf menyangkut di portal di jalan Rajekwesi Klemuk, Dusun Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu. (Foto: istimewa)


Editor

A Yahya


Rambu larangan melintas bagi kendaraan besar tidak sepenuhnya dipenuhi oleh pengendara. Seperti halnya pada papan tanda larangan ditambah portal setinggi dua meter yang terpasang di jalan Rajekwesi Klemuk, Dusun Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu. Rambu itu tidak digubris oleh sebagian pengendara kendaraan besar. Larangan tesebut berlaku untuk kendaraan besar seperti bus, truk, elf, dan sejenisnya. 

Seperti halnya kendaraan elf yang melaju dari arah kecamatan Pujon, Kabupaten Malang ke Kota Batu, yang memilih untuk melintasi kawasan jalan Rajakwesi Klemuk. Padahal sebelum melintasi jalur ini sudah ada papan larangan, tapi masih saja dilanggar.

Alhasil saat melintas portal pertama, elf itu tetap menerjang. Akibatnya, bodi bagian atas menyangkut dan tidak bisa keluar dari portal tersebut. Untuk keuar dari portal tersebut, harus merusaknya. 

Hal ini bukan kali pertamanya terjadi, beberapa saat lalu ada sebuah elf dari jalur Kota Batu melintasi jalan tersebut. Saat itu elf berhasil melintasi portal pertama.

Namun saat akan melintasi portal terakhir, akhirnya harus kembali lantaran portal tersebut tidak cukup dengan kendaraan tersebut. Ya beberapa kali warganet yang melihat kejadian itu diunggah dalam akun sosial media. “Padahal kami sudah memasang rambu-rambu kendaraan besar agar tidak melintasi jalan ini, apalagi karena juga ada portal ini. Mungkin juga pengguna jalan ini tidak jeli membaca rambu sehingga menerobos,” ungkap Lurah Songgokerto Dian Saraswati, Minggu (13/10/2019).

Saat ini di jalur tersebut ada tiga portal. Dua portal diletakkan berada Jalan Rajakwesi Klemuk Atas atau di bawah Hotel Pujon View dan ada di jalan Rajakwesi Klemuk Bawah (Simpang Jalan Klemuk-Jalan Arumdalu Songgoriti Batu).

Tag's Berita

End of content

No more pages to load