Anak-anak  tengah mengikuti lomba menggambar pada Ajang Kreativitas Anak Indonesia Bersama Terminal Kopi Malang. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Anak-anak tengah mengikuti lomba menggambar pada Ajang Kreativitas Anak Indonesia Bersama Terminal Kopi Malang. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Minggu pagi (13/10/2019), suasana di Terminal Kopi Malang (TKM), lantai dua Pasar Terpadu Dinoyo (PTD), tampak begitu meriah dan penuh keceriaan. Tawa dan senyum puluhan anak bersama orang tuanya memenuhi lokasi depan Coffee Times.

Anak-anak itu  tengah mengikuti berbagai perlombaan menarik. Antara lain mewarnai hingga hafalan surat-surat pendek. Selain lomba-lomba tersebut, ada juga lomba lain seperti lomba mengurutkan angka, mengurutkan huruf, menulis angka, menulis huruf, dan lomba fashion show. 

Aneka lomba itu digelar oleh Star Gemilang EO bersama Terminal Kopi Malang. Tajuknya: Ajang Kreativitas Anak Indonesia Bersama Terminal Kopi Malang Se-Malang Raya.

Berbagai ekspresi lucu pun ditunjukkan saat anak-anak mengikuti perlombaan. Ada para peserta yang sangat semangat. Ada juga yang malu-malu saat mengikuti lomba. Ada juga yang awalnya percaya diri, namun tiba-tiba malu-malu kucing saat menunjukkan kemampuannya.

Ketua panitia Ajang Kreativitas Anak Indonesia Bersama Terminal Kopi Malang Se-Malang Raya A Yahya menjelaskan,  kegiatan ini nantinya akan menjadi kegiatan rutin yang akan diselenggarakan. Pasalnya, respons dari masyarakat, khususnya para orang tua, sangat bagus menyambut baik adanya kegiatan itu. Orang tua tampaknya semakin sadar bahwa kegiatan semacam itu bisa merangsang daya kreativitas maupun melatih kepercayaan diri anak-anak sejak usia dini.

"Banyak respons positif, khususnya warga-warga sekitar, apalagi tempatnya juga srategis, di Terminal Kopi Malang yang ada dilantai dua Pasar Dinoyo Terpadu (PTD)," umgkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, dalam perlombaan juga dimasukkan unsur edukasi. Para peserta yang mengikuti  hafalan, jika masih terdapat kesalahan, dibimbing oleh para juri untuk bagaimana harusnya bacaan surat pendek yang benar.

 

 

"Di sini seluruh peserta kita apresiasi. Mereka yang belum menjadi juara kita tetap apresiasi agar tetap semangat dengan pemberian trofi. Sudah bagus sekali mereka berani berlomba, menunjukan kemampuannya. Makanya biar tidak berkecil hati, tetap kami beri trofi," kata Yahya.

Sementara itu, salah satu orang tua peserta, yakni Novi Purwo Irawan, sangat mengapresiasi adanya kegiatan ini. Menurut dia,  kegiatan seperti ini dapat memacu daya kreativitas anak maupun melatih kepercayaan diri dari anak.

"Sangat bagus jika rutin digelar. Menurut saya bisa lebih memperbanyak pesertanya dengan melakukan promosi ke sekolah-sekolah," pungkas dia.