Peserta senam bersama memadati area parkir timur Alun-Alun Tulungagung. / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES

Peserta senam bersama memadati area parkir timur Alun-Alun Tulungagung. / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES



 Ribuan masyarakat Tulungagung, Minggu (13/10) pagi, mengikuti senam bersama yang digelar di depan kantor DPRD Kabupaten Tulungagung. Acara ini juga mendeklarasikan tolak kerusuhan serta gerakan Jogo Tulungagung, Tolak Kerusuhan dan Radikalisme untuk Jawa Timur Aman.

"Meski persiapan mendadak, alhamdulillah banyak warga yang hadir untuk mengikuti kegiatan ini," terang Nina Astinawati, ketua panitia kegiatan. 

Menurut dia, kegiatan ini merupakan bentuk menolak segala bentuk kerusuhan menjelang pelantikan presiden terpilih Jokowi. "Semua pihak kita rangkul. Kita pastikan Tulungagung tetap kompak dan damai," kata Nina.

Kegiatan senam bersama untuk menjaga Tulungagung ini dilakukan karena perkembangannya masih ada pihak-pihak yang menginginkan kondisi yang kurang kondusif. Sehingga, dengan inisiatif para instruktur senam dengan jumlah sekitar 50 orang, kembali dirinya menggelar acara tersebut. 

"Kami mengajak masyarakat bersatu. Dengan dana iuran sukarela dan dari uang kas, kami bisa menggelar kegiatan dengan sukses," ujar Nina.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu itu mengundang perhatian para pengguna jalan, terutama bagi para biker. Mereka tampak berhenti dan mengikuti irama senam yang dipandu oleh beberapa instruktur senam kelas wahid di Tulungagung.

Selain itu, di tengah acara dilaksanakan pembagian hadiah dari panitia dengan diiringi rancak irama dangdut dengan suara merdu para biduan.

Puncak acara dengan dibacakan deklarasi tolak kerusuhan dan radikalisme yang dipandu oleh panitia dan diikuti  ribuan orang yang mayoritas merupakan relawan dan pendukung Jokowi.


End of content

No more pages to load