Layar tangkap akun FB Laksamana Comrader Caping

Layar tangkap akun FB Laksamana Comrader Caping


Pewarta

Dede Nana

Editor

A Yahya


Media sosial (medsos) Facebook kembali diramaikan dengan postingan warganet yang mendapat respon luar biasa dari yang lainnya. 
Ramainya postingan dari akun yang mengatasnamakan dirinya Laksamana Comrader Caping ini terkait sebuah aktivitas karaoke dan tentunya plus joged-joged di sebuah ruangan kantor kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.

Bukan sembarang kantor yang jadi tempat karaoke dengan irama dangdut yang bergema diiringi jogetan beberapa perempuan dan laki-laki. Tapi, kantor itu merupakan ruangan kerja Bupati Malang Sanusi. 

Pesta Kemenangan Bupati Baru, begitulah judul postingan Laksamana Comrader Caping, Jumat (11/10/2019) beberapa jam lalu (sekitar 3 jam saat berita ini ditulis). "Hilangnya kesakralan Pendopo Kabupaten Malang yg selama ratusan tahun dijadikan tempat pengambil keputusan penting dalam pemerintahan.
Ha ha ha ha ha, baru skrg kantor yg dipakai pengambilan keputusan penting utk rakyat dipakai karaoke dan joget oleh bupati baru H. Sanusi. 
Bupatinya pesta pora sementara rakyatnya di pelosok2 sedang berjibaku mencari air bersih untuk kehidupan.
#JogetJih".

Begitulah postingan Laksamana Comrader Caping yang juga mengikutkan video terkait postingannya yang berdurasi 1:37 menit ini.

Sontak saja postingan tersebut mendapat respon luar biasa. Baru di-posting selama 3 jam sudah tercatat 21.436 tayangan video, dan 138 kali postingan tersebut dibagikan. Komentar atas 'kelakuan' merayakan jadinya Sanusi sebagai Bupati Malang dengan karaoke dan joget-joget di kantor pemerintahan inilah yang membuat warganet tersukut berkomentar.

"Pak Sanusi mau (di) bawah Kabupaten Malang kmna?? Apa akan memelihara atau pembiaran moralitas yg bobrok seperti itu??? Apa ini tanda2 membawah Kabupaten Malang kearah lain?  Lalu Apa masyarakat yg waras akan diam???" tulis akun Rudi AH, Jumat (11/10/2019).
Warganet lainnya pun sampai geleng-geleng kepala dengan kelakuan Sanusi bersama beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD) serta sosialita yang tampak dalam video itu. "Seneng2 boleh2 aja gak ada yang larang tapi mbok ya sewa tempat kek ,masa di gedung kerja ,gae joget 2 ka gtu ,otak mana otak," geram Parman.

Begitu pula dengan akun P Pri AE yang menuliskan, "Pak hajiiiii pak haji.. Mbok ngundang yatim piatu nggo sukuran... Malah joget2... ," ujarnya.

Banyak warganet mengekuarkan berbagai pendapatnya atas apa yang disaksikan dalam video tersebut. Berbagai kritik tajam pun memenuhi dan terus bertambah di kolom komentar Laksamana Comrader Caping. "Lanjutken pak sak penak njenengan, swak kate ngresulo, protes yo muspro ra wurung yo tetep smpean bupatine," tulis I Made Raska.

"Terussss pak selagi bpk masih berkuasa. Ra usaj mikir no rakyatmu sing nok kidul kali kipingin ngombe ae kangelan. Kan sudah ada temptx sendiri2 kok kantorx rakyat mlh buat senang2," tulis Diane Wen denrgan nada kecewa atas hal yang dilihatnya dari postingan tersebut
Seperti apakah sebenarnya video yang akan menjadi viral tersebut ? Siapa sajakah selain Bupati Malang Sanusi yang ikut berjoget di ruang kerja itu?

 

 

Dari isi video tersebut, terlihat Sanusi masih mengenakan songko hitamnya dengan baju batik. Di kiri dan kananya terlihat enam perempuan berhijab. Mereka terlihat gembira dan mendendangkan sebuah lagu dangdut yang terdengar cukup keras. Tentunya joged dangdut pun terlihat dari beberapa orang dalam ruangan tersebut.
Selain enam perempuan berhijab dan satu yang duduk sambil terlihat merekam. Terlihat juga sosok Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Made Arya Wedanthara, Kepala Dinas Tenaga Kerja Yoyok Wardoyo, serta sosok lelaki yang diduga sebagai bos media cetak Malang Post, Sudarmo Seman.

Dari beberapa informasi, karaoke dan joged di ruang kerja Bupati Malang tersebut dilakukan setelah tiga hari Sanusi dilantik menjadi Bupati Malang oleh Gubernur Jawa Timur (Jatim).  "Saya tunggu permintaan maafnya di episode berikutnya," tulis Fena Steel.

Juga ada pendapat lain. Postingan akun Kentldaz Riza Chaca. Mantaaf....Bupati jg spt kita..butuh hiburan di sela² kepenatan..agar pikiran mjd freah...untuk pengambilan kebijakan. #nginceng nilai positip nya saja mas. Smg pimpinan kita Amanah sesuai ucapan Sumpah pelantikan.

Pendapat berbeda diungkapkan Olif Cinta Kirana. "Masak iya bupati gak boleh seneng2, biarlah dia juga sama seperti kita kalau kita d posisi mereka kita pun akan seperti dia."

Lah cek ndak spanen seng penting luar jam kerjo. @mas Noel El Arifin

Tag's Berita

End of content

No more pages to load