Alun-Alun Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Alun-Alun Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)


Editor

A Yahya


Kemacetan di kawasan Alun-Alun Kota Batu saat weekend dan hari libur menjadi persoalan yang pelik. Hal itu dikarenakan padatnya pengunjung serta banyaknya kendaraan yang parkir di pinggir jalan. 

Untuk mengurai kemacetan itu, Pemkot Batu berencana untuk menyewa lahan Rumah Tua di Jalan Sudiro area Alun-Alun Kota Batu. Ada lahan seluas 2 hektare di kawasan tersebut. 

“Kami memiliki wacana untuk menyewa lahan Rumah Tua sebagai kantong parkir yang kami kira itu sangat tepat. Karena juga lahannya luas,” kata Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso.

Sebagai Kota Pariwisata lanjut Punjul, kemacetan itu tidak dapat dihindari. Pemilihan lahan di Rumah Tua itu dirasa sangat cocok untuk parkir dan mengurai kemacetan yang ada di pusat Kota Batu.

Melihat banyak tempat parkir yang berada di tepi jalan di area Alun-Alun Batu menyebabkan kemacetan. Deretan jalan yang dijadikan areal parkir itu mulai dari Jalan Diponegoro, Jalan Gajah Mada, hingga jalan-jalan di sekitaran Alun-Alun Batu. “Karena itu, untuk mengurangi macet saat hari weekend dan hari libur Pemkot dan Dishub bisa berkoordinasi untuk memanfaatkan lahan tersebut,” imbuhnya.

Menurutnya dengan menyewa lahan itu akan berimbas pada peningkatan pasa sektor retribusi parkir di Kota Batu. Melihat selama ini target retribusi parkir belum dapat terpenuhi.

Hanya saja langkah ke depan dilakukan dengan mengkaji hal tersebut dengan dinas terkait. “Kami akan segera membicarakan hal tersebut dengan dinas terkait dan mengkaji lebih lanjut,” tutup pria yang juta ketua DPC PDIP ini.


End of content

No more pages to load