Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra Zubaidah MM saat membeberkan soal sekolah ramah anak di Kota Malang. (Foto: Imarorul Izzah/MalangTIMES)

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra Zubaidah MM saat membeberkan soal sekolah ramah anak di Kota Malang. (Foto: Imarorul Izzah/MalangTIMES)



Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh menjadikan Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Malang sebagai percontohan dalam implementasi sekolah ramah anak (SRA).

Beberapa waktu yang lalu, Disdikbud Banda Aceh sempat melakukan studi tiru terhadap kebijakan Dinas Pendidikan Kota Malang dalam rangka mewujudkan SRA yang diimplementasikan satuan pendidikan di Kota Malang tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra Zubaidah MM mengungkapkan terima kasih atas kepercayaan jajaran Disdikbud Banda Aceh yang datang dari pulau seberang  ke Kota Malang.

Zubaidah berharap pertemuan tersebut menjadi ajang saling berbagi pengetahuan, kebijakan, inovasi, kelebihan, maupun kekurangan yang ada di masing-masing daerah sehingga dapat berdaya guna untuk peningkatan kualitas pendidikan.

Ia menyatakan, setiap daerah pasti menjalankan aturan dan peraturan yang berlaku. Yang menjadi pembeda mungkin cara atau jalan mengimplementasikannya

"Seperti halnya dalam mewujudkan sekolah ramah anak, Dinas Pendidikan Kota Malang melakukan berbagai program kerja dengan pelibatan aktif lintas sektor. Salah satunya yaitu Operasi Sayang yang dilaksanakan setiap hari guna menekan angka kenakalan pelajar," ucapnya.

Operasi Sayang adalah kegiatan yang dilaksanakan dengan pelibatan pihak kepolisian, Dinas Kesehatan, BNN Kota Malang, dan satpol PP.

Setiap hari tim Operasi Sayang berkeliling ke tempat-tempat yang diduga kerap menjadi tempat anak membolos atau nongkrong pada jam sekolah. Selain itu, secara rutin dilakukan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba, pentingnya tertib berlalu lintas dan menjaga kamtibmas, serta tes urine terhadap pelajar di satuan pendidikan.

"Program ini dinamakan Operasi Sayang karena pelajar yang terjaring atau kedapatan membolos, menyimpan konten yang tidak pantas, atau bahkan telah menggunakan !arkotika akan kami bina dan kami bimbing bersama dengan tim agar anak tidak lagi nakal tanpa melakukan tindakan represif atau bahkan menempuh jalur hukum,” tandas perempuan berhijab ini.

Selain menggelar Operasi Sayang, Dinas Pendidikan Kota Malang secara rutin juga menggelar lomba bertema green school. Lomba tersebut hakikatnya bertujuan untuk menumbuhkembangkan karakter dan juga budaya peduli lingkungan pada warga sekolah. Dari lomba-lomba tersebut, lingkungan sekolah berubah asri, sejuk, bersih, dan rapi yang akhirnya warga sekolah merasa nyaman dan aman.


End of content

No more pages to load