Bupati, wabup, dan Forkopimda Blitar menandatangani naskah deklarasi damai pilkades serentak. (Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Bupati, wabup, dan Forkopimda Blitar menandatangani naskah deklarasi damai pilkades serentak. (Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)



Deklarasi damai bakal calon kepala desa pada pemilihan kepala desa (pilkades) serentak Kabupaten Blitar, Jawa Timur, digelar di Pendopo Sasana Adi Praja di Kanigoro, Kamis (10/10/2019).

Sebanyak 518 bakal calon kepala desa dari 22 kecamatan di Kabupaten Blitar melakukan deklarasi damai bersama dengan Bupati Rijanto, Wakil Bupati Marhaeinis Urip Widodo, dan Forkopimda Blitar. Pilkades serentak di Kabupaten Blitar akan digelar pada 15 Oktober 2019.

Dalam deklarasi tersebut, seluruh bakal calon kepala desa berjanji untuk mematuhi  semua peraturan perundang-undangan yang berlaku. Juga tidak akan memberi janji-janji palsu yang meresahkan masyarakat.

Selain itu, calon kades berjanji saling menghormati antar calon, menerima dan mendukung siapa pun yang terpilih, menerima dan menghormati keputusan panitia pemilihan kepala desa, serta siap menjaga iklim yang kondusif.

“Alhamdulillah deklarasi pilkades damai sudah kami gelar dan seluruh calon sepakat membantu terciptanya keamanan agar Blitar tetap kondusif dan damai. Damai untuk masyarakat” ungkap Bupati Blitar Rijanto.

Bupati juga berpesan kepada 518 calon kepala desa untuk tidak melakukan politik uang (money politics). Calon juga diharapkan bisa mengendalikan tim sukses dan pendukungnya agar bisa mematuhi peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. 

Pesan dan motivasi juga disampaikan orang nomor satu di Kabupaten Blitar kepada panitia pemilihan pilkades. “Hindari money politics. Kita ciptakan pilkades yang besih. Dan perlu diingat, calon kades juga harus bisa menerima hasil pemilihan yang ditetapkan panitia, siap terpilih dan siap untuk tidak terpilih sehingga akan terwujud pilkada damai di Kabupaten Blitar. Dan begitu pula dengan panitia pemilihan, agar dapat bekerja dengan jujur, adil dan transparan,” tandas bupati.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Blitar Totok Subihandono selaku ketua Desk Pilkades 2019 dalam laporannya menyampaikan, pilkades serentak akan digelar 15 Oktober mendatang dilaksanakan di 167 desa di 22 kecamatan. Untuk pengamanan, Pemkab Blitar bersama Polres Blitar, Polres Blitar Kota, dan Kodim 0808/Blitar menerjunkan 2.208 personel yang terdiri dari Polri, TNI dan satlinmas.

Rincianya, di wilayah hukum Polres Blitar Kota sebanyak 6 kecamatan yang meliputi 55 desa, diterjunkan 504 personel. Sementara di wilayah hukum Polres Blitar  yang meliputi 16 kecamatan dan 112 desa, diterjunkan 1.074 personel.

“Kami memastikan seluruh tahapan pilkades serentak mulai dari proses persiapan sampai penetapan calon sudah dilaksanakan dengan baik dan semuanya berjalan dengan lancar,” tandas Totok.


End of content

No more pages to load