Bupati Blitar Rijanto dan Forkopimda mengecek pasukan yang diterjunkan dalam pilkades serentak.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Bupati Blitar Rijanto dan Forkopimda mengecek pasukan yang diterjunkan dalam pilkades serentak.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)



Pemerintah Kabupaten Blitar, Jawa Timur, menyelenggarakan apel pengamanan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Alun-alun Kanigoro, Pendopo Sasana Adi Praja di Kanigoro, Kabupaten Blitar, Kamis (10/10/2019).

Pilkades serentak akan digelar 15 Oktober medatang, dilaksanakan di 167 desa di 22 kecamatan. Untuk pengamanan, Pemkab Blitar bersama Polres Blitar, Polres Blitar Kota dan Kodim 0808/Blitar menerjunkan 2.208 personil yang terdiri dari Polri, TNI dan Satlinmas.

Rincianya, di wilayah hukum Polres Blitar Kota sebanyak 6 kecamatan yang meliputi 55 desa diterjunkan 504 personil. Sementara di wilayah hukum Polres Blitar  meliputi 16 kecamatan meliputi 112 desa diterjunkan 1.074 personil.

Turut hadir pada apel pengamanan dan simulasi pilkada tersebut, antara lain Wakil Bupati Marhaeinis Urip Widodo, Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto, Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto, Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar, Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto, jajaran Forkopimda dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Blitar.

Bupati Blitar Rijanto dalam sambutannya mengatakan apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat dalam Pilkades serentak Kabupaten Blitar tahun 2019. Diawali dengan apel siaga ini, bupati berharap di Kabupaten Blitar tidak sampai terjadi gangguan keamanan sejak menjelang pelaksanaan sampai dengan pasca pelaksanaan pemilihan kepala desa.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan sistem pengamanan pilkades serentak. Yang secara teknis operasionalnya nanti akan dilaksanakan oleh jajaran Polres Blitar dan Polres Blitar Kota dengan back up Kodim 0808/Blitar. Harapan kami personil yag diterjunkan bisa menangkal potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,” ungkap Bupati.

Melihat kondisi kamtibmas sementara ini, bupati merasa bersyukur di Kabupaten Blitar sejauh ini tahapan pilkades berjalan baik. Begitupun dengan keamanan dan ketertiban masyarakat juga berjalan baik. Hal itu menurut bupati tidak lepas dari kesiapan dan kesigapan aparatur pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.  Namun demikian bupati mengingatkan kepada aparat untuk tidak lengah dan tetap waspada untuk menjaga dan memelihara kamtibmas kondusif.

“Kita tidak boleh lengah dan lalai untuk selalu meningkatkan kewaspadaan agar situasi yang kondusif tersebut tetap terjaga dan terpelihara sebagaimana yang kita harapkan bersama,” harap bupati yang dikenal dekat dan peduli dengan rakyat.

Lebih dalam bupati dalam sambutannya berpesan kepada 518 calon kepala desa yang mengikuti pilkades serentak tahun ini untuk bisa mengendalikan tim sukses dan pendukungnya agar bisa mematuhi peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Pesan dan motivasi juga disampaikan orang nomor satu di Kabupaten Blitar kepada panitia pemilihan pilkades.

“Calon kades juga harus bisa menerima hasil pemilihan yang ditetapkan panitia, siap terpilih dan siap untuk tidak terpilih sehingga akan terwujud pilkada damai di Kabupaten Blitar. Dan begitupula dengan panitia pemilihan, agar dapat bekerja dengan jujur, adil dan transparan,” tandas bupati.(kmf)

Tag's Berita

End of content

No more pages to load