Iwan pelaku pembunuhan usai melakukan aksi dan diamankan di Mapolsek Puger (foto : istimewa / Jatim TIMES)
Iwan pelaku pembunuhan usai melakukan aksi dan diamankan di Mapolsek Puger (foto : istimewa / Jatim TIMES)

Kematian Tumin (55) warga Desa Jambearum Puger yang tewas dibunuh oleh Iwan (30) yang masih tetangganya sendiri, belakangan diketahui kalau pelaku merupakan residivis kasus penganiayaan, tidak hanya itu, pelaku yang suka membuat onar dan mabuk ini,mengumumkan sendiri kematian korban melalui pengeras suara di masjid setempat.

“Awalnya saya kaget saat Iwan mengumumkan pengumuman kematian Pak Tumin, saya sempat berpikir siapa yang memberi Iwan mic, lha wong dia sering mabuk, jangan-jangan mengumumkan kematian dalam kondisi mabuk,” ujar Elis tetangga korban.

Elis menceritakan, Iwan mengumumkan kematian Tumin usai orang-orang melaksanakan salat subuh, bahkan sebelum mengumumkan kematian Tumin, Iwan sempat bersholawat dan mengumumkan permintaan maaf kepada saudara dan warga Jambearum.

“Awalnya saya kira gurau, soalnya memang dia sering mabuk dan membuat onar, ia sempat sholawatan, dan meminta maaf kepada saudara dan warga desa, setelah itu mengumumkan Innalillahi wainna Ilaihi roojiun, bahwa pagi ini Pak Tumin warga Jambearum Kidul sudah meninggal dunia,” ujar Elis menirukan ucapan Iwan.

Sedangkan mengenai hubungan antara pelaku dan korban, beberapa tetangganya juga mengatakan kalau tidak ada persoalan apa-apa, bahkan pada Selasa sore, warga masih melihat keduanya duduk bersama dan ngobrol santai.

Sementara Kapolsek Puger AKP. Ribut Budiono, kepada wartawan mengatakan, bahwa penyebab pelaku membunuh korban, karena korban pernah menjanjikan kepada pelaku untuk membelikan minuman, namun oleh korban tidak pernah ditepati.

“Kalau motif membunuhnya, pelaku sakit hati karena hanya diberi janji-janji tanpa ada bukti, kalau korban akan membelikan minuman, selain itu tidak ada motif lainnya, ya hanya karena korban cuma memberi janji kepada pelaku,” ujar Ribut.

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Jambearum digegerkan peristiwa pembunuhan yang terjadi di SPBU Jambearum Puger, dimana korban yang bernama Tumin dan selaku waker dari SPBU tersebut ditemukan bersimbah darah dengan 5 luka sabetan di pintu masuk salah satu ruang yang ada di SPBU.

Iwan, pelaku sendiri usai melakukan pembunuhan langsung menyerahkan diri ke polisi. “Saat ini pelaku sudah ditahan di Mapolres Jember,” pungkas Ribut.