Diskominfo Kabupaten Malang terus intensifkan pelatihan website desa. (for MalangTimes)

Diskominfo Kabupaten Malang terus intensifkan pelatihan website desa. (for MalangTimes)



Penggunaan teknologi informasi di tubuh pemerintah desa (pemdes) tidak bisa ditunda-tunda. Kebutuhan masyarakat yang semakin akrab dengan penggunaan teknologi dalam mengakses informasi serta pengawasan pembangunan berbasis masyarakat perlu ditopang dengan kemampuan perangkat desa dalam hal tersebut. 

Sayangnya, sampai saat ini, teknologi informasi di seluruh desa Kabupaten Malang belum secara maksimal dijadikan alat bantu. Baik dalam memperkenalkan potensi, wadah transparansi, maupun sebagai ruang interaksi pemdes dengan masyarakatnya. 

Kondisi inilah yang membuat Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Malang kembali terjun untuk menguatkan pemdes terkait peran penting teknologi dalam menyiarkan pembangunan. Itu sekaligus wujud transparansi dan akuntabilitas pemdes kepada masyarakat.

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang sedang berupaya mewujudkan desa digital di seluruh wilayahnya. Hal ini telah bertahun lalu dilakukan oleh Diskominfo Kabupaten Pemkab kepada seluruh pemdes. Penguatan menuju tujuan besar desa digital inilah yang kini kembali diintensifkan, seperti yang terlihat di wilayah Kecamatan Donomulyo.

"Untuk itu, kami memang terus upayakan agar desa digital bisa terwujud secara merata. Saat ini perkembangan teknologi tak bisa lagi dibendung. Karena itu, kami perlu memanfaatkan teknologi ini untuk menunjang dan mempercepat informasi terkait program strategis yang diterapkan di perdesaan," kata Ferry Hari Agung, plt kepala Diskominfo Kabupaten Malang, Selasa (8/10/2019).

Ferry melanjutkan bahwa kegiatan Diskominfo yang sejak tahun lalu telah dilakukan dalam pembinaan dan pelatihan website desa saat ini digeser goal-nya. "Dulu untuk memperkenalkan dan membiasakan perangkat desa terkait teknologi informasi. Kini goal-nya lebih pada mewujudkan desa digital sebagai bagian dalam program pembangunan Kabupaten Malang," ujarnya.

"Selain tentunya sekali lagi sebagai alat transparansi dan akuntabilitas. Terpenting juga ruang publikasi berbagai keberhasilan di perdesaan, baik dalam pariwisata dan lainnya," imbuh Ferry.

Dari data Diskominfo Kabupaten Malang, pelatihan pengelolaan dan pendampingan website desa dilakukan di 10 desa di Kecamatan Donomulyo. Pelatihan dilakukan dalam rangka mendukung TMMD Ke-106 di wilayah Donomulyo yang digelar di balai desa Kedungsalam.

Trias, salah satu petugas Diskominfo Kabupaten Malang, menyampaikan bahwa pelatihan website desa memang untuk semakin mendorong dan menguatkan keterbukaan informasi publik serta meningkatkan pelayanan masyarakat berbasis internet kepada masyarakat desa.

Selain hal itu, lanjut Trias, peran website desa juga mampu menjadi alat publikasi potensi maupun kegiatan desa lainnya. "Jadi, website desa tidak hanya menyediakan informasi maupun data-data desa. Tapi  juga bisa memublikasikan potensi maupun kegiatan desa setempat. Jadi, sangat penting bagi desa,” pungkasnya.

 

Tag's Berita

End of content

No more pages to load