Ketua DPRD Kab Blitar, Suwito.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Ketua DPRD Kab Blitar, Suwito.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)


Editor

Heryanto


Tuntasnya pembahasan Tata Tertib (Tatib) DPRD Kabupaten Blitar usai pelantikan Pimpinan Dewan, DPRD Kabupaten Blitar segera selesaikan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang belum tuntas periode sebelumnya.

Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Suwito mengatakan setelah tata tertib terbentuk maka pembahasan Alat Kelengkapan Dewan bisa langsung dilakukan, dimana dijelaskannya dalam Tata Tertib hanya ada sedikit perubahan, yakni Nama-Nama fraksi.

“Jika pada periode 2014 – 2019 berjumlah enam Fraksi, namun pada periode ini berubah menjadi lima Fraksi, diantaranya Fraksi PDI Perjuangan, PKB, PAN, Gerakan Pembaharuan Nasional (GPN), dan Fraksi Golkar-Demokrat,” kata Suwito.

Lanjut Suwito, untuk pembahasan Alat Kelengkapan Dewan ditargetkan bisa selesai kurun waktu sepekan kedepan, mengingat pembahasan awal sudah dilakukan, tinggal penyusunan.

“Dalam waktu dekat setelah Tatib, kemudian Alat Kelengkapan Dewan, maka Anggota Dewan bisa segera bekerja untuk menuntaskan pembahasan Ranperda yang belum tuntas,” jelasnya.

Dikatakan Suwito, ada empat Ranperda yang bakal kembali diprogramkan dan dibahas DPRD Kabupaten Blitar Periode 2019-2024.

“Kami juga berharap Ranperda yang menjadi pekerjaan rumah periode sebelumnya bisa segera diselesaikan,” ujarnya.

Selain itu dikatakan Suwito, keempat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang akan diprogramkan kembali untuk dibahasdiantaranya Ranperda tentang RDTRK, Ranperda Pengelolaan RSUD di Srengat, Ranperda penyertaan modal di BPR Jatim, serta Ranperda Kabupaten Layak Anak.

“Setelah AKD terbentuk, akan tancap gas langsung membentuk Panitia Khusus untuk membahas sejumlah Ranperda tersebut,” imbuhnya.

Tambah Suwito, diakhir tahun ini pihaknya juga diburu tugas untuk membahas APBD tahun 2020 yang harus diselesaikan sebelum tahun 2019 berakhir, karena DPRD periode sebelumnya masih sampai pada pembahasam KUA PPAS APBD tahun 2020 saja.

"Pembahasan APBD tahun 2020 juga sangat penting setelah AKD terbentuk, sehingga akan ada beberapa fokus tugas yang akan segera dilaksanakan selain penuntasan pembahasan Ranperda,” pungkasnya.(*)


End of content

No more pages to load