Suasana workshop Optimalisasi dan Sinergitas Penegakan Perda Bersama OPD di Kota Malang (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

Suasana workshop Optimalisasi dan Sinergitas Penegakan Perda Bersama OPD di Kota Malang (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)



Kebijakan penegakan hukum yang kerap dilakukan Satuan Polisi Pramong Praja (Satpol PP) Kota Malang terkait kebijakan daerah terkadang kurang koordinasi dengan instansi terkait. Padahal untuk meningkatkan kinerja PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) diperlukan dukungan lain, termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintahan Kota (Pemkot) Malang.

Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko mengatakan aspek egosektoral di masing-masing OPD menjadi salah satu persoalan bagi Satpol PP dalam menegakkan Perda. Hal itu berimbas pada pelanggaran di lapangan yang lepas kontrol. "Salah satunya, ada aspek egosektoral. Tidak ada yang namanya sinergi (antara OPD dan Satpol PP). Nah, hal ini penting dan harus terkoordinasi dengan baik," ujar dia saat menghadiri Workshop Optimalisasi dan Sinergitas Penegakan Perda Bersama OPD di Kota Malang, Senin (7/10).

Karenanya, untuk mencapai tujuan tata kelola pemerintahan kemasyarakatan pembangunan yang tertib maka ada bentuk pengontrol yang mengawasi. Dan hal itu perlu sinergitas dari OPD Pemkot Malang. "Perda dibikin banyak tapi lepas kontrol, lepas pengawasannya ya nanti banyak pelanggaran. Sekarang penguatan itu yang ditekankan kepada PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil). Sehingga Perda itu nantinya pelaksanaannya betul-betul bisa diwujudkan sesuai dengan rencana," imbuhnya.

Sementara itu Kasatpol PP Kota Malang, Priyadi mengharapkan melalui agenda workshop tersebut sinergi antara Satpol PP dan OPD terkait tidak terkendala sikap egosektoral. Selain itu, pihaknya juga sebagai salah satu bentuk dalam menghidupkan fungsi PPNS yang terjalin bersama OPD. "Kita ingin memberikan kembali atau pencerahanlah istilahnya terhadap PPNS yang sudah ada, termasuk pemangku Perda yang ada. Otomatis hal itu butuh sinergi dengan OPD yang bersangkutan," jelasnya.


End of content

No more pages to load