Ilustrasi
Ilustrasi

Rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kota Blitar yang rencananya dilaksanakan pada tahun 2019 ditunda tahun depan (2020).

Tahun ini, Pemkot Blitar hanya fokus mengadakan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) saja. "Informasi yang kami terima dari Menpan, tahun ini hanya difokuskan untuk rekrutmen CPNS saja. Untuk rekrutmen P3K ditunda tahun depan," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Blitar, Suyoto.

Suyoto mengatakan, sebenarnya BKD sudah mengusulkan formasi penambahan 267 pegawai dalam rekrutmen CPNS 2019 ke pemerintah pusat. Sejumlah formasi itu terdiri atas CPNS dan P3K.

Dari sejumlah formasi yang diusulkan, paling banyak untuk rekrutmen P3K. Dengan rincian, 70 persen P3K dan 30 persen CPNS. "Awalnya, rekrutmen CPNS tahun ini diprioritaskan untuk P3K. Tapi ternyata ada perubahan, rekrutmen P3K ditunda tahun depan dan tahun ini fokus untuk CPNS," ujarnya.

Dikatakan nya, saat ini, BKD masih menunggu persetujuan formasi dari Menpan. Sedangkan teknis perekrutan CPNS masih dalam pembahasan di tingkat provinsi dan kota/kabupaten. "Menpan masih melakukan finalisasi formasi. Sistem perekrutan masih sama seperti tahun sebelumnya, yakni sistem online. Informasinya proses rekrutmen dilaksanakan Oktober ini, tapi kepastiannya masih menunggu dari Menpan," lanjutnya. 

Sebelumnya, Pemkot Blitar mengusulkan penambahan 267 pegawai pada rekrutmen CPNS dan P3K 2019. Usulan itu disesuaikan dengan jumlah pegawai di Pemkot Blitar yang pensiun tahun ini.

Jumlah pegawai di Pemkot Blitar yang pensiun pada tahun ini sebanyak 141 orang. Lalu ditambah dengan pegawai yang pensiun pada tahun lalu, jumlah kekurangannya sekitar 267 orang. 

Dalam usulan formasi itu, kebutuhan pegawai paling banyak tetap guru. Kota Blitar memang masih kekurangan banyak guru, terutama guru kelas di SD. Sedangkan dalam penerimaan CPNS tahun sebelumnya, formasi untuk guru yang disetujui pemerintah pusat juga terbatas.(*)