Suasana Musyawarah Anggota IMAKMA di Coffe Times, Minggu (6/10) (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Suasana Musyawarah Anggota IMAKMA di Coffe Times, Minggu (6/10) (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

Menikmati sajian kopi dengan balutan es atau kopi secara umum di tengah terik matahari tetap akan memuncukkan sensasi tersendiri bagi penikmatnya. 

Terlebih jika, sajian itu dinikmati sambil ngobrol-ngibrol asyik bersama kolega, sahabat, teman, pacar, keluarga, dan yang lainnya.

Seperti hal nya yang terlihat siang ini (Minggu, 6/10) di Coffee Times kawasan Terminal Kopi Malang (TKM), Pasar Terpadu Dinoyo lantai 2 yang begitu berbeda. 

Karena, ada satu komunitas Ikatan Mahasiswa Kedang Malang (IMAKMA) yang menggelar Musyawarah Umum Anggota sambil menikmati sajian kopi.

Acara yang dimulai sejak pukul 12.00 tersebut diikuti puluhan mahasiswa se Malang Raya.

Mereka membahas pemilihan ketua IMAKMA yang baru dalam suasana santai.

Ketua IMAKMA, Azwar Muhammad Amin mengatakan kegiatan tersebut selain sebagai agenda rutin, juga sebagai ajang silaturahmi dengan masyarakat yang sama-sama berasal dari Kedang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Jadi selain acara inti, ini sebagai salah satu tujuan kita kembali ke aspek kekeluargaan. Bahwa ini kita masih bersuadara. Kita di sini sebagai mahasiswa jadi wajah yang menghadirkan intelektual, dan silaturahmi yang ada ada di sana tetap terjaga hingga kita di sini," ujarnya.

Pemilihan tempat ini sebagai agenda acara kali ini karena mendapat rekomendasi dari sesama teman. 

Melihat area Coffee Times, ia menilai sangat cocok untuk mengadakan kegiatan bersama komunitasnya. 

Terlebih menu yang disajikan juga cukup terjangkau untuk kantong mahasiswa.

"Di sini asik ya, tempat tidak terlalu modern, tapi klasik sehingga bagus. Kemudian suguhan pelayanan dan menu cukup terjangkau untuk mahasiswa," ungkapnya.

Untuk diketahui Coffee Times di kawasan Terminal Kopi Malang (TKM) yang terletak di Pasar Terpadu Dinoyo lantai 2 menyajikan aneka biji kopi pilihan dari pegunungan Malang Raya.

Seperti halnya dari pegunungan Bromo, Kawi, Semeru, hingga Ijen. 

Pengunjung bisa memilih kopi robusta, arabika, maupun ekselsa. 

Jenis kopinya ada kopi Dampit, kopi Lanang, hingga kopi Luwak. 

Penyajiannya pun beragam, dari penyeduhan sederhana, Vietnam Drip, Franc Press, hingga espresso. 

Biji-biji kopi terbaik dari Malang Raya ini disajikan panas maupun dingin. 

Untuk sajian dingin, pengunjung bisa memilih es kopi susu, espresso, latte, cappucino. 

Di antara jenis minuman dingin, yang teristimewa adalah es kopi susu CT. 

Keistimewaannya adalah pada penyajian kopi dan es yang disatukan dalam balok es. 

Kopi yang sudah diproses dalam espresso dijadikan es berbentuk balok kecil. Setelah itu dicampur kan dengan susu. 

Kehadiran Coffee Times di TKM tidak semata-mata menjadi tempat untuk menikmati kopi. 

Tapi juga untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan.

Seperti halnya kegiatan diskusi, seminar, belajar kelompok, bernyanyi, hingga penyelenggaraan nobar.