pelantikan Pj Sekda oleh Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo siang tadi di Pendopo Tulungagung (foto : Joko Pramono/Jatim Times)

pelantikan Pj Sekda oleh Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo siang tadi di Pendopo Tulungagung (foto : Joko Pramono/Jatim Times)


Editor

A Yahya


Setelah kosong sejak 1 Oktober lalu, jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tulungagung, diisi oleh Pj Sekda. Pj Sekda dilantik oleh Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo pada Jum’at (4/10/19) di Pendodo Kongas Arum Kusumaning Bongso.

Pj Sekda adalah Sukaji yang menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Sukaji menggantikan Indra Fauzi yang telah memasuki usia pensiun. Pelantikan dihadiri oleh seluruh kepala OPD di Lingkup Pemkab Tulungagung.

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengatakan pelantikan ini sesuai dengan surat persetujuan dari Gubernur Jawa Timur.  Yang mana pelantikan ini, telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Posisi Penjabat Sekda, kata Maryoto mempunyai tugas strategis yaitu membantu bupati dalam penyusunan kebijakan dan pengoordinasian administratif terhadap pelaksanaan tugas perangkat daerah serta pelayanan administratif. "Pelantikan ini memang harus dilakukan. Karena posisi sekda ini sangat strategis. Termasuk memimpin eselon II," jelasnya.

Jabatan Pj Sekda hanya bersifat sementara, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Arief Boediono membuka seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama Sekda definitive. Siapa saja bisa mendaftar, terutama penjabat tinggi pratama (eselon II) yang memenuhi syarat. "Monggo, siapapun bisa ikut pansel ini," tegasnya

Dengan dilantiknya Sukaji sebagai Pj Sekda Tulungagung, Bupati Tulungagung berharap dapat melaksanakan fungsi dan tugas sebaik mungkin. Selain itu, juga dapat memastikan program-program prioritas Kabupaten Tulungagung berjalan sesuai dengan perencanaaan.

Sementara itu, Pj Sekda Tulungagung Sukaji usai dilantik mengatakan akan memastikan program-program prioritas di Kabupaten Tulungagung berjalan dengan baik.

Selain itu, pihaknya juga akan fokus untuk inventarisasi penyebab Tulungagung mendapat predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah tahun 2018 untuk segera dibenahi, agar bisa meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). "Ya pogram-program yang sudah ada tetap dilanjutkan. Sedangkan yang belum selesai segera diselesaikan sesuai aturan yang ada," pungkasnya.


End of content

No more pages to load