Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko (kanan) saat menerima penghargaan WTP LKPD dari Kementerian Keuangan (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).

Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko (kanan) saat menerima penghargaan WTP LKPD dari Kementerian Keuangan (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).



Prestasi kembali ditorehkan Pemerintah Kota Malang. Kali ini, kota pendidikan ini berhasil kembali meraih capaian standart tertinggi opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) terhadap LKPD (Laporan Keuangan Pemerintah Daerah) tahun anggaran 2018 dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Penghargaan ini pun berhasil dipertahankan untuk yang ke delapan kalinya.

Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko menerima langsung penghargaan tersebut dari Wakil Menteri Keuangan RI, Mardiasmo dalam acara Penganugerahan Penghargaan Pemerintah Republik Indonesia Terhadap LKPD Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Timur tahun anggaran 2018 di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Penghargaan WTP tersebut bukan kali pertamanya diterima Pemkot Malang, tapi yang kedelapan kalinya. Penghargaan diberikan Pemerintah Pusat berdasarkan LKPD tahun anggaran 2018 dan pemerintah Kota Malang dapat menyajikan laporan keuangannya dengan opini WTP.

”Saya mengucapkan terima kasih atas capaian prestasi ini kepada seluruh jajaran OPD Kota Malang, DPRD Kota Malang dan masyarakat Kota Malang,’’ kata Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko melalui keterangan tertulisnya.

Pria yang akrab disapa Bung Edi itu menyampaikan, penghargaan tersebut merupakan wujud tata kelola keuangan pemerintah yang sudah baik. Sehingga harus terus dipertahankan, bukan hanya untuk meraih penghargaan saja. Melainkan yang paling utama adalah memberikan kepastian dan kemanfaatan setiap anggaran melalui program yang digelontorkan pada masyarakat.

Wakil Menteri Keuangan RI, Mardiasmo menyampaikan, pencapaikan opini WTP atas LKPD tahun 2018 Jatim mencapai 36 daerah. Terdiri dari 1 pencapaian WTP Provinsi dan 35 pencapaian WTP kabupaten/kota. "Secara substansi, secara hakikat, esensi dari WTP itu harus lebih diterjemahkan dalam bentuk pengolahan yang lebih jujur dan lebih efisien, ekonomis serta lebih efektif untuk mencapai sasaran yaitu keadilan untuk seluruh masyarakat Jawa Timur," tambahnya

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan terima kasih kepada kabupaten/kota yang memperolehnya.  “Saya mengapresiasi pencapaian WTP daerah yang mendapatkan opini terbaik atas laporan keuangan yang disajikan," ujarnya.

Dia juga menyampaikan, terdapat PP nomor 12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah yang akan menjadi referensi baru bagi pemerintahan. Diantaranya berkaitan dengan bagaimana mulai perencanaan, proses penggunaan anggarannya.

"Kemudian proses monitoringnya, sampai dengan proses penyiapan laporan pertanggungjawabannya, ouput outcome dan seterusnya adalah PR (Pekerjaan Rumah) kita bersama," tegas Khofifah.

Hadir dalam acara tersebut adalah Ketua DPRD Kota Malang  I Made Riandiana Kartika, Inspektur Kota Malang Abdul Malik, Asisten Administrasi Umum Nuzul Nurcahyono dan Sekretaris BPKAD Kota Malang.

 


End of content

No more pages to load