Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah saat menerima penghargaan. (eko Arif s /JatimTimes)

Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah saat menerima penghargaan. (eko Arif s /JatimTimes)



KEDIRITIMES - Pemerintah Kota Kediri kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2018. Opini WTP ini adalah yang kelima kalinya diperoleh oleh Pemerintah Kota Kediri.

Piagam dari Kementrian Keuangan Republik Indonesia diberikan pada Rabu (2/10) bertempat di Gedung Grahadi Provinsi Jawa Timur. Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah menerima secara langsung piagam yang diberikan oleh Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia Mardiasmo.

Dalam sambutannya, Mardiasmo mengatakan opini WTP bukanlah sebuah tujuan. Melainkan prasyarat yang menggambarkan laporan keuangan yang transparan dan akuntabel. "Di daerah ini belum banyak pemda yang menggunakan laporan keuangan yang sudah diaudit untuk pengambilan keputusan. Padahal beberapa catatan pada laporan keuangan yang terdapat dalam laporan yang telah diaudit ini bisa dijadikan dasar untuk pengambilan keputusan," ujarnya.

Usai menerima penghargaan, Lilik Muhibbah bersyukur karena Kota Kediri telah berhasil mempertahankan opini WTP untuk kelima kalinya. "Alhamdulillah kita bisa mempertahankan. Sejak awal menjabat di tahun 2014 kita sudah bisa mendapat WTP. Ini komitmen saya bersama Bapak Wali Kota Kediri," ujarnya.

Wakil Wali Kota yang lekat disapa Ning Lik ini berharap ke depan Kota Kediri semakin lebih baik. "Untuk keuangan Kota Kediri kita akan lakukan sebaik-baiknya. Kita akan terus menjalankan sesuai dengan ketentuan agar opini WTP yang menjadi suatu keharusan ini terus bisa dipertahankan," harapnya.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Kediri Bagus Alit menjelaskan upaya Kota Kediri untuk terus mempertahankan opini WTP. "Pertama harus ada sinergi dari semua OPD. Jadi WTP ini bisa dicapai karena pengelolaan di semua OPD ini baik. Apabila ada suatu permasalahan kita akan segera selesaikan sehingga terwujud pengelolaan yang baik dan akuntabel," jelasnya.

Di Jawa Timur terdapat 36 pemda yang meraih opini WTP. Yakni Provinsi Jawa Timur, 27 kabupaten dan 8 kota. Hadir dalam kegiatan ini Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Heru Tjahjono, Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Bupati/Walikota se-Jawa Timur dan Kepala BPPKAD se-Jawa Timur.


End of content

No more pages to load