Kapolres Pasuruan memberikan keterangan pers
Kapolres Pasuruan memberikan keterangan pers

Operasi Sikat Semeru yang digelar di jajaran Polres Pasuruan berhasil mengungkap 164 kasus yang menjadi atensi. Dari pengungkapan tersebut sebanyak 64 tersangka berhasil diamankan di tahanan Mapolres Pasuruan.

Dari tangan para tersangka, petugas juga menyita puluhan barang bukti aksi kejahatan. Diantaranya, sepeda motor, sepeda angin, handphone, uang tunai.

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan menyatakan komitmennya untuk pemberantasan tindak kejahatan di Kabupaten Pasuruan. Karena tindak kejahatan, terutama yang terjadi di jalanan sangat meresahkan masyarakat.

“Pemberantasan kejahatan tidak bisa hanya dilakukan polisi, tetapi harus ada keterlibatan masyarakat. Tindak pidana kejahatan ini bisa terjadi karena ada banyak faktor yang mempengaruhinya,” kata AKBP Rofiq Ripto Himawan.

Menurutnya, upaya pencegahan tindak kejahatan bisa dilakukan dari diri sendiri dan lingkungannya. Yakni dengan kesadaran untuk selalu waspada dan hati-hati di mana saja.

“Kami mengajak masyarakat untuk bisa berkomitmen dan bergandengan tangan untuk mencegah terjadinya kejahatan,” tandas AKBP Rofiq yang juga mantan Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Jatim.

Selama pelaksanaan Operasi Sikat Semeru, Polres Pasuruan masuk tiga besar polres terbaik di jajaran Polda Jatim. Polrestabes Surabaya di peringkat pertama dan Polres Malang di peringkat kedua.