Kapolres Jember AKBP. Alfian Nurrizal saat memeriksa pelaku pengedar Sabu 200 gram (foto : Moh. Ali Makrus / JatimTIMES)
Kapolres Jember AKBP. Alfian Nurrizal saat memeriksa pelaku pengedar Sabu 200 gram (foto : Moh. Ali Makrus / JatimTIMES)

Satnarkoba Polres Jember berhasil membekuk Misnadin (35) warga Dusun Karang Timur Desa Tamberu Kecamatan Batumarmar Pamekasan Madura. Misnadin diamankan jajaran Polres Jember saat membawa sabu seberat 200 gram di jalan Desa Sukorejo Bangsalsari Jember.

“Dari pengakuannya, pelaku sudah tiga kali membawa sabu dari Madura ke Jember, untuk yang pertama dan kedua, masing-masing sabu yang dibawa seberat 10 gram, pelaku diberi ongkos Rp 500 ribu, kemudian untuk ketiga kalinya ini, pelaku membawa sabu seberat 200 gram ongkosnya Rp 10 juta,” ujar Kapolres Jember AKBP. Alfian Nurrizal SH. SIK. M.Hum kepada sejumlah wartawan Senin (30/9/2019).

Kapolres menambahkan, modus pelaku dalam membawa sabu dari Pulau Madura ke Jember, cara membawanya juga tidak biasa, yakni sabu dibungkus plastik dengan diikat dan ditaruh di sela-sela mesin sepeda motor.

“Pelaku menyembunyikan serbuk haram tersebut di sela-sela mesin sepeda motor, tujuannya di Jember disebar sendiri ke beberapa kalangan, saat ini kami sudah koordinasi dengan Polres Sampang, karena barang tersebut dipasok dari Sampang,” ujar perwira kelahiran Sumenep ini menambahkan.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti 1 bungkus serbuk sabu dengan berat 200 gram, 1 unit sepeda motor N Max nopol L 5575 VO yang dijadikan sarana pelaku dalam menaruh sabu-sabu, serta 1 buah unit Handphone Nokia.

“Pelaku kami jerat dengan pasal 114 ayat 2 UU nomor 35 tahun 1999 tentang narkoba, dengan ancaman minimal 6 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara, kami masih terus melakukan pengembangan terhadap pelaku, meski pengakuannya baru 3 kali kirim sabu ke Jember, tapi dilihat dari jumlah yang ketiga ini, nilainya cukup besar,” pungkas mantan Kapolres Probolinggo Kota. (*)