Mantan Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar Saat Acara Pelepasan Yang Didampingi Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES

Mantan Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar Saat Acara Pelepasan Yang Didampingi Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES


Editor

Heryanto


 Tangis haru dari perwira dan bintara serta Bhayangkari iringi pelepasan AKBP Tofik Sukendar, sebagai Kapolres Tulungagung yang lama, Sabtu (28/09) siang.

Kepergian Tofik seakan menjadi momen perpisahan setelah dirinya diangkat dalam jabatan baru menjadi Kabag Watpers Biro SDM Polda Jatim.

AKBP Tofik Sukendar telah menjabat sebagai Kapolres Tulungagung selama 1 tahun 9 bulan dan kepemimpinannya akan digantikan oleh AKBP Eva Guna Pandia yang sebelumnya merupakan Kasat Lantas Polrsestabes Surabaya.

Kegiatan ini berlangsung setelah pelaksanaan pisah sambut yang dilakukan di Mapolres Tulungagung, pelepasan ini diiringi dengan puisi dan pedang pora, juga pengalungan bunga oleh Kapolres baru beserta istri kemudian dilanjutkan bersalam-salaman dengan seluruh personil Polres Tulungagung.

"Terimakasih semua pihak, atas dukungannya saya telah memimpin Tulungagung selama 1 tahun 9 bulan. Saya bukan siapa-siapa jika ada salah saya minta maaf," kata Tofik dalam kata pamit yang disampaikan.

Kapolres yang sudah melewati berbagai moment pemilihan umum berupa Pilgub, Pilbup, Pileg, Pilpres dan Pilkades serentak itu akhirnya mohon diri untuk pamit pada seluruh masyarakat Tulungagung. 

"Saya mohon diri, mohon doa dari seluruh jajaran untuk mengemban di tempat yang baru," lanjutnya.

Kepada Kapores baru, Tofik sempat memberikan ucapan selamat serta memberikan support agar Tulungagung yang sudah damai dan kondusif dapat dipertahankan.

"Selamat dan sukses buat Kapores yang baru semoga dapat memanfaatkan amanah dengan sebaik mungkin, di Tulungagung ini harus banyak ide buat masyarakat Tulungagung yang aman dan mengajak semua pihak yang kerukunannya luar biasa selama saya disini. Ikatan kekeluargaan masyarakat di Tulungagung sangat bagus, ibu bukan life servis tapi nyata," ungkap Tofik.

Sementara itu, AKBP Eva Guna Pandia membalas kata Pamit Tofik Sukendar yang dianggap sebagai kakak asuh tersebut dengan memberikan apresiasi pada kepemimpinan Kapolres yang digantikannya.

"Kita bangga dengan kepemimpinan bapak AKBP Tofik ini, beliau adalah kakak asuh saya dan beliau mampu membuat Tulungagung kondusif," kata Pandia.

Selain itu, Pandia mengungkapkan jika saat hari pertama masuk Tulungagung dirinya sudah sowan ke beberapa tokoh ulama diantaranya ketua MUI, ketua PCNU, Muhammadiyah dan lintas agama mendapatkan masukan jika selama memimpin Tulungagung Tofik adalah Kapolres yang rajin berjamaah.

"Beliau ini dikenal sangat dekat dengan ulama dan masyarakat dan kata mereka terkenal rajin sholat subuh berjamaah dan sholat lainnya," tuturnya.

Untuk menjadi Kabag Watpers Biro SDM menurut Pandia bukannya mudah, hanya karena prestasinya mantan Kapolres Tulungagung itu diangkat menduduki jabatan tersebut.

"Jabatan beliau yang sekarang ini adalah jabatan prestisius, namun semoga tak lama beliau disana. Saya doakan selanjutnya Kombes-nya turun dan segera naik menjadi Dirlantas," timpal Pandia yang langsung mendapat sambutan tepuk tangan.

Inilah catatan karier yang pernah dijabat oleh AKBP Tofik Sukendar, mantan Kapolres Tulungagung yang dicintai masyarakat tersebut.

1. Kapolsek Banuhampu Sungai Puar Polres Agam Sumatera Barat. 
2. Kapolsek KP3 Teluk Bayur Polresta Padang
3. PTIK 
4. Kapolsek Bogor Tengah Polresta Bogor
5. Kapolsek Lengkong Polrestabes Bandung
6. Kasat Lantas Polres Subang
7. Kasi Sarang Subdit Dikyasa Ditlantas Polda Jabar
8. Kasi SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Jabar
9. Kasi BPKB subdit Regident Ditlantas Polda Jabar
10. Sespimmen Reg 53
11. Kasubdenpamopsnal Ditpamobvit Baharkam Polri
12. Kasi Wasjaspam subdit binkamsa Ditbinmas Baharkam Polri
13. Kapolres Sampang Polda Jatim
14. Kapolres Tulungagung Polda Jatim
15. Kabag Watpers Ro SDM Polda Jatim

Selamat Jalan AKBP Tofik Sukendar

 


End of content

No more pages to load