Aparat Kepolisian melakukan olah TKP di rumah yang disatroni perampok.

Aparat Kepolisian melakukan olah TKP di rumah yang disatroni perampok.



Gadis Rizkia, (23), warga Dusun Muncar, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar harus mendapatkan perawatan intensif. Dara ini mengalami luka serius setelah dihajar perampok yang menyatroni rumah tempat tinggalnya, Jumat (27/9/19) pagi. Dalam aksinya, pelaku berhasil menggasak motor dan sejumlah barang berharga lainnya.

Perampokan ini terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Sebelum kejadian, nenek korban, Suratmi, (43), pergi ke masjid untuk menjalankan ibadah salat subuh. Kebetulan korban memang selama ini tinggal di rumah neneknya. Saat kembali dari masjid, Suratmi mendapati pintu rumahnya dalam keadaan terbuka.

"Pada saat saksi  Suratmi hendak masuk ke rumah, melihat pintu rumah sudah dalam keadaan terbuka dan melihat sepeda motor Honda Scopy warna hitam merah dengan nopol P 3196 RT yang diparkir di ruang tamu depan sudah tidak ada," kata Kapolsek Muncar AKP Zaenuri.

Selanjutnya, Suratmi masuk ke dalam kamar cucunya. Betapa kagetnya Suratmi saat masuk ke dalam kamar cucunya. Sebab, Rizkia -perempuan yang bekerja di sebuah bank milik pemerintah itu- sudah dalam keadaan pingsan. 

Tidak hanya itu. Korban juga mengalami luka-luka dan berlumuran darah di bagian kepala. Diduga luka ini akibat pukulan benda tumpul.

"Selanjutnya korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Blambangan untuk mendapatkan perawatan. Korban mengalami luka berat dan sampai saat ini belum sadar," ungkap kapolsek.

Polisi yang mendapatkan laporan langsung melakukan olah TKP. Setelah dilakukan pengecekan secara seksama, ternyata pelaku perampokan tidak hanya menggasak motor. Sejumlah barang berharga milik korban seperti dompet yang berisi surat-surat penting juga hilang.

"Ditemukan sepasang sandal di depan rumah korban yang terdapat batas tembok dan diperkirakan milik tersangka. Dan sebuah balok kayu diperkirakan digunakan oleh pelaku untuk memukul korban," beber Zaenuri.

Saat ini, aparat kepolisian sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini. Sejumlah saksi dimintai keterangan untuk mengumpulkan informasi berkaitan dengan peristiwa ini. Tim identifikasi dan Resmob Polres Banyuwangi juga diturunkan untuk membantu penyelidikan kasus ini.

 


End of content

No more pages to load