Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah saat memberikan sambutan dalam gelar sosialisasi Dukcapil Go Digital.

Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah saat memberikan sambutan dalam gelar sosialisasi Dukcapil Go Digital.



Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispenduk Capil) Kota Kediri menggelar sosialisasi Dukcapil Go Digital yang bertempat di Ballroom Hotel Lotus Garden, Rabu (25/9/19).

Sosialisasi ini dilakukan agar masyarakat memiliki pemahaman yang sama tentang peran penting administrasi kependudukan seperti kepemilikan KTP-el, kartu keluarga, akta kelahiran, akte kematian, dan akta perkawinan.  

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah mengatakan, sosialisasi Dispendukcapil Go Digital menunjukkan komitmen serta upaya Pemerintah Kota Kediri dalam mewujudkan Nawacita pertama pemerintah. Yaitu menghadirkan negara untuk memberikan rasa aman dan perlindungan terhadap hak-hak sipil penduduk. Salah satunya dengan pelayanan penertiban dokumen kependudukan termasuk pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil.

Wawali menambahkan, Gerakan Indonesia Sadar Adminduk atau GISA yang dicanangkan menteri dalam negeri tahun 2018 lalu saat ini sudah dapat dirasakan manfaatnya dalam berbagai hal. Awal 2019, menteri dalam negeri juga telah me-launching program baru, yaitu Dukcapil Go Digital. 

Program ini diluncurkan untuk memberikan layanan yang cepat, mudah dan aman kepada masyarakat. Dukcapil juga dituntut untuk terus meningkatkan kualitas layanan dengan menggunakan inovasi yang berbasis TI. "Seluruh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di mana pun harus menggunakan tanda tangan elektronik (TTE) untuk menertibkan dokumen kependudukan warganya," ujarnya. 

Wawali yang akrab disapa Ning Lik itu ebih lanjut mengajak masyarakat agar bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. "Kemajuan dunia pada teknologi digital dalam kehidupan kita memang tidak bisa dihindari. Mau tidak mau, kita harus bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Digitalisasi jangan hanya dijadikan untuk bisa up date saja, namun harus bisa kita manfaatkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat." paparnya.

Menurut dia, di zaman modern yang serba cepat dan praktis, masyarakat ingin dimudahkan dalam segala urusannya. Mereka tidak mau ribet bila mengurus sesuatu. Pelayanan yang cepat, mudah dan transparan itulah yang dikehendaki. 

"Karena itu, mari kita bangun tata kelola pemerintah yang efektif, efisien, pelaksanaan reformasi birokrasi yang cepat, terukur, terarah serta pelayanan yang inovatif dengan mengedepankan pola pikir dan cara kerja yang serba digital," ungkapnya.

Di hadapan ratusan peserta sosialisasi, Ning Lik mengharapkan program Dukcapil Go Digital dapat semakin mendekatkan komitmen pemerintah untuk menerapkan single identity number (SIN). Selain itu, dia berharap percepatan dokumen kependudukan tertib administrasi segera terselesaikan untuk mendukung tercapainya tagline Pemerintah Kota Kediri, yaitu Harmoni Kediri The Service City. 

Tiga narasumber dalam kegiatan sosialisasi ini yaitu dari Dispendukcapil Kota Kediri, Kemenang Kota Kediri, dan Imigrasi Kota Kediri. Hadir pula dalam kegiatan ini, lerwakilan OPD, perwakilan camat, lurah se-Kota Kediri, dan perwakilan RT/RW di Kota Kediri. 

 

 


End of content

No more pages to load