Wali Kota Malang Sutiaji saat menghadiri malam keakraban BMPD MPP. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES)
Wali Kota Malang Sutiaji saat menghadiri malam keakraban BMPD MPP. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES)

Wali Kota Malang Sutiaji mengharapkan peran lebih bank-bank yang tergabung dalam Badan Musyawarah Perbankan Daerah Malang Raya Pasuruan Probolinggo (BMPD MPP) dalam memacu perekonomian daerah. Sutiaji juga mendukung penuh program kerja BMPD MPP serta kinerja perbankan khususnya di Kota Malang dalam rangka menyukseskan pembangunan.
 

"Saya berharap agar sinergitas serta jalinan kerjasama yang kita bangun melalui program pentahelix dapat terus terjaga serta kita tingkatkan" ujar Sutiaji di sela kegiatan Malam Keakraban BMPD MPP yang digelar di Ballroom Hotel Aria Gajayana, Rabu (25/9/2019) malam. Sutiaji didampingi Ketua TP PKK Kota Malang Widayati berkesempatan hadir memberikan dukungannya atas kegiatan yang telah berlangsung. 
 

Sutiaji juga berharap, dengan banyaknya perbankan yang ada di Kota Malang, maka iklim perekonomian di Kota Malang semakin membaik. Sehingga, investasi yang masuk juga makin meningkat. "Pengembangan ekonomi mikro juga harus menjadi perhatian bersama. Saya menaruh harapan besar akan kredit usaha kecil menengah dapat terus digelontorkan demi mendukung perkembangan ekonomi kreatif di Kota Malang," kata pria berkacamata tersebut.
 

Kota Malang, lanjut Sutiaji, telah ditetapkan sebagai salah satu kota kreatif di Indonesia. Namun, pengusaha-pengusaha muda perusahaan rintisan atau startup akan sulit berkembang tanpa bantuan keuangan, salah satunya dari perbankan. "Sehingga, saya menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat khususnya sektor perbankan untuk dapat turut serta menyukseskan hal tersebut," terangnya. 
 

Sementara itu, Ketua BMPD MPP Azka Subhan yang juga kepala Bank Indonesia Malang menjelaskan, kegiatan malam keakraban tersebut dilaksanakan juga dalam rangka memperkuat jalinan silaturahmi. Hal tersebut dilakukan agar kinerja dan kreativitas perbankan dapat terus ditingkatkan. "Banyak tantangan yang harus dihadapi perbankan, mulai era digital banking, SDM, perkembangan teknologi informasi," ujarnya.