Kondisi beras BPNT saat dibagikan kepada KPM di Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

Kondisi beras BPNT saat dibagikan kepada KPM di Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)



 Bantuan pangan non-tunai (BPNT) untuk bulan September mulai dibagikan ke para keluarga penerima manfaat (KPM). Penyaluran bantuan sosial itu mendapat keluhkan sejumlah KPM lantaran kualitas beras dianggap buruk.

Keluhan datang dari sejumlah KPM yang berada di Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, saat menerima penyaluran bantuan pada Kamis (26/9) pagi.

Salah satu KPM di desa tersebut, Alfiyah (45), mengatakan, beras yang ia terima dari program BPNT berbeda dengan beras yang diterimanya sebelumnya.  Agustus lalu, ia menerima beras yang bagus. Tapi kali ini, ia menerima beras yang dinilainya buruk dengan kondisi berbau.

"Yang serang jelek, baunya apek. Yang bulan kemarin bagus, putih. Yang kemarin itu enak berasnya. Ini sepertinya nggak enak dilihat dari bentuknya," ungkapnya saat ditemui di salah satu agen E-Warong di Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung, Jombang.

Meski dinilai berkualitas buruk, Alfiyah tetap menerima beras BPNT tersebut. Ia berharap agar di bulan berikutnya kualitas beras  BPNT diperbaiki. "Ya kalau bisa, dapat yang bagus, yang baik," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan  Rokayati (34), KPM lainnya di Desa Kademangan. Ia juga menuturkan bahwa beras yang ia terima berkualitas buruk. Beras yang diterimanya berbeda dengan sebelumnya. Kali ini, berasnya terlihat kusam. "Yang ini jelek, tidak enak rasanya," ucapnya.

Pada program BPNT ini, para KPM menerima bantuan berupa uang senilai Rp 110 ribu. Uang tersebut ditransfer dari Kemensos melalui Himpunan Bank Negara (Himbara) ke para KPM dalam bentuk kartu kombo. Kartu tersebut dipergunakan untuk dibelanjakan logistik berupa beras dan telur.

Sementara, pada perjanjian kerja sama antara penyuplai BPNT dengan E-Warong atau agen penyalur BPNT tentang Program Bantuan Pangan Non Tunai Kabupaten Jombang Nomor: PJU-0001/BPNT/09/2019,  pasal I objek perjanjian menerangkan bahwa KPM menerima beras sejumlah 8 kilogram dengan harga 9.250/kg, dengan kualitas beras medium I kualitas baik, tidak berbau dan tidak berhama.

 


End of content

No more pages to load