Pemain UIN Maliki (biru kanan) saat melakukan spike (istimewa)

Pemain UIN Maliki (biru kanan) saat melakukan spike (istimewa)



UIN Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang ingin memenuhi harapan kampus yakni memenangi gelar Liga Mahasiswa (LIMA) pada musim depan setelah menerima kekalahan dari Universitas Islam Bekasi di Season 7.

Laga yang berlangsung di Sport Center UIN Maliki pada Rabu (25/9/2019) kemarin itu berakhir dengan skor 0-3 (23-25, 11-25, 19-25).

Meski Unisma Bekasi menang, UIN Maliki yang didukung langsung oleh suporternya itu sudah melakukan perlawanan dengan baik, karena di beberapa kesempatan, mereka juga sempat mengungguli lawan.

Dalam tiga set, permainan UIN Maliki menghasilkan 37 poin dari 53 poin yang didapat. Adalah Bagas Ardiansyah Fajriyan menyumbang angka terbanyak dengan 12 poin.

Sementara itu, Universitas Islam Bekasi mampu menghasilkan total 75 poin di laga ini. Dari poin tersebut, 55 poin diciptakan berkat permainan cantik mereka.

Fery Setyawan TB menyumbang 16 poin lewat spike dan block point. Secara total spike yang dilakukan para pemain Universitas Islam Bekasi adalah 43 kali spike, dan 44 assist.

Meski begitu, UIN Maliki masih akan mempersiapkan diri untuk meneruskan perjuangannya di LIMA Volleyball musim depan. Karena target mereka sebenarnya menjadi yang terbaik, mengingat gelaran ini dilakukan di Sport Center UIN Malang.

"Para pemain bertanding dengan santai tanpa tekanan. Meskipun kemungkinannya kecil untuk lolos dari fase grup, semangat mereka tetap luar biasa untuk memberikan yang terbaik. Kami akan mencoba memenuhi harapan kampus yang ingin tim UIN Maliki menjadi juara tahun depan. Oleh karena itu, kami akan melakukan evaluasi dan memperbaiki kekurangan baik teknis atau mental mereka pada musim depan," kata manajer UIN Maliki, Ririn Agustin.

 


End of content

No more pages to load