Kasi Peningkatan Kapasitas Lingkungan DLH Kota Malang, Galuh Nawang R. ST, MT (istimewa)
Kasi Peningkatan Kapasitas Lingkungan DLH Kota Malang, Galuh Nawang R. ST, MT (istimewa)

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang yang sedang fokus membina sekolah untuk memperoleh penghargaan Adiwiyata berharap sekolah yangberada di bawah naungan Departemen Agama (Depag) juga bisa ikut.

Kota Malang memang dikenal sebagai kota pendidikan, karena di 'Bhumi Arema' ini terdapat banyak sekolah dan kampus. Bahkan tidak sedikit pula orang dari luar kota atau luar pulau juga menuntut ilmu di wilayah yang dipimpin oleh Drs. Sutiaji ini.

Dengan banyaknya sekolah tersebut membuat DLH Kota Malang dalam hal ini bidang peningkatan kapasitas lingkungan ingin terus memberikan pembinaan agar lebih banyak yang mendapatkan penghargaan Adiwiyata di berbagai kategori.

Kasi Peningkatan Kapasitas Lingkungan DLH Kota Malang, Galuh Nawang R. ST, MT mengungkapkan bahwa sekarang ini di Kota Malang ada 15 sekolah yang akan maju dari kategori provinsi ke kategori nasional. "Saya berharap dan berdoa semua bisa masuk. Nah dengan itu kan nantinya ada sekolah imbas, lalu saya akan menarik madrasah. Karena dari Depag kemarin sudah saya undang dan sekitar MI 50, Tsanawiyah 27 dan Aliyah nya 13" ujar Galuh kepada MalangTIMES.com

Lanjut Kasi Peningkatan Kapasitas Lingkungan yang ramah ini, di Kota Malang sendiri penghargaan Adiwiyata untuk sekolah dibawah naungan Depag masih belum ada. Dengan itu Galuh ingin kedepan ada yang mewakili. "Saat ini kami terus kejar tayang, karena akhir tahun ini sudah akan penerimaan penghargaan yang nasional dan mandiri. Jadi yang nasional kan juga harus menentukan sekolah binaannya itu mana saja," jelasnya.

Perlu diketahui, untuk sekolah yang mendapat pengharagaan Adiwiyata diwajibkan untuk membina sekolah yang memiliki penghargaan Adiwiyata di bawahnya. Sementara itu, urutan Adiwijaya adalah dari kota, provinsi, nasional dan terakhir mandiri.