Suasana akrab para netizen di ruangan Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar, Jumat (20/09) siang / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES

Suasana akrab para netizen di ruangan Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar, Jumat (20/09) siang / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES


Editor

A Yahya


Lepas salat Jumat (20/09), Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar tampak masih di kantor untuk menunggu tamu yang akan datang. Namun, setelah sekian lama ditunggu, tamu yang ditunggu tak juga datang. Akhirnya, Kapolres yang menjabat selama hampir dua tahun itu pulang ke rumah dinasnya dan meninggalkan kantornya di Mako Polres Tulungagung.

Sekitar jam 15.30 Tofik Sukendar melaksanakan salat Ashar, dengan masih menggunakan jubah putih Tofik kembali ke kantor. Sesampainya di lobby, kedatangan Kapolres sudah disambut beberapa orang yang sejak siang ditunggu tersebut.

"Sudah komunikasi, beliau akan kembali ke kantor dan ternyata beliau selalu tepat janji," kata Ryan, netizen Tulungagung yang merupakan admin Info Cah Tulungagung (Icethe).

Begitu masuk lobby, Kapolres yang dikenal ramah dan dekat dengan masyarakat itu langsung mempersilakan masuk ke ruangan tempat kerjanya.

Sesampai di dalam, suasana akrab begitu terjalin antara netizen Icethe dengan Kapolres yang pada tanggal 23 September 2019 yang akan datang sudah melaksanakan serah terima jabatan sebagai Kepala Bagian Watpers Biro SDM Polda Jatim.
"Luar biasa, silakan duduk dan monggo diminum," kata Tofik mempersilakan duduk tamunya.

Kemudian Tofik mengajak ngobrol para netizen yang berada di ruangan tersebut penuh kekeluargaan, sesekali tampak netizen sibuk mengambil foto dan video untuk di dokumentasi.

"Tak terasa sudah satu tahun sembilan bulan saya bertugas di Tulungagung ini, Alhamdulillah dukungan masyarakat luar biasa terutama dari media massa dan netizen, Tulungagung menjadi aman dan kondusif," papar Tofik.

Kemudian Tofik mengisahkan awal kedatangannya ke Tulungagung yang telah melewati beberapa kali event demokrasi pemilihan langsung. Mulai dari Pilbup dan Pilgub, Pileg, Pilpres hingga Pilkades serentak.

"Berkat dukungan semua pihak semua dapat berjalan aman, jika ada maslah satu dua itu dalam batas wajar dan ujungnya bisa kita selesaikan dengan baik," lanjutnya.

Meski masih ingin dekat dengan masyarakat Tulungagung, sebagai polisi dirinya harus siap ditugaskan kemanapun sesuai amanat organisasi polri.
"Jadi izinkan saya melaksanakan tugas dan karier saya, tentu saya juta minta maaf jika selama di Tulungagung belum bisa memenuhi harapan semua pihak," ujarnya.

Canda tawa dan suasana santai juga mewarnai pertemuan antara Kapolres dengan netizen di ujung masa tugasnya di Tulungagung itu.

Tofik Sukendar menjadi Kapolres Tulungagung sejak 14 Januari 2018 menggantikan Kapolres lama AKBP Yong Ferrydjon.

"Meski saya harus pindah tugas, insya Allah saya masih di Jawa Timur dan mari silaturahmi kita masih berlanjut," kata Tofik.

Kapolres Tofik Sukendar yakin jika penggantinya yakni AKBP Eva Guna Pandia akan mampu meneruskan tugas yang akan ditinggalkan pada acara pisah sambut yang rencananya digelar pada 28 September 2019 mendatang.

Dalam pertemuan itu, netizen memberikan pigora kayu ucapan terimakasih atas tugas dan pemikirannya selama di Tulungagung dan bergambar lukisan AKBP Tofik Sukendar. Selain itu, Tofik juga mendapatkan kaos anggota Info Cah Tulungagung dan langsung di pakai saat itu serta para netizen meminta tanda tangan di kaos sebagai kenang-kenangan.

"Jika saya ngopi saya akan gunakan mug ini, satu ditaruh di rumah dan satu di tempat kerja. Dengan doa dan dukungan dari semua pihak insya Allah dimanapun berada akan diberi jalan kesuksesan," kata Tofik sambil memegang dua mug berlogo Icethe.

Menjelang petang, pertemuan Kapolres AKBP Tofik Sukendar SIK dengan netizen selesai, tampak mereka saling bersalaman dan kemudian meninggalkan ruang kerja dengan wajah bahagia. 


End of content

No more pages to load