Ilustrasi
Ilustrasi

Bank Indonesia (BI) mengeluarkan kebijakan baru yang memberi kelonggaran untuk para pekerja kelas menengah ke bawah. 

Salah satunya yakni melonggarkan aturan loan to value (LTV) atau uang muka kredit untuk kendaraan dan properti. 

Untuk rumah sederhana tipe 21 hingga 70, bakal dikenakan uang muka 10 persen saja per 2 Desember 2019 mendatang. 

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan BI berupaya mengarahkan kebijakan untuk mendorong momentum pertumbuhan ekonomi.

"Sekaligus untuk langkah preventive terhadap dampak dari ketegangan perdagangan dunia dan penurunan ekonomi global," ujar Perry dalam keterangannya terhadap awak media di Jakarta.

Keputusan tersebut mulai dari merelaksasi kredit properti dan kendaraan bermotor yang imbasnya uang muka jadi lebih ringan. 

Rencananya, ketentuan uang muka kredit pemilikan rumah (KPR) akan diturunkan 5 persen sedangkan kredit kendaraan akan diturunkan 5 persen hingga 10 persen dibanding ketentuan sebelumnya.

Dalam ketentuan baru tersebut, Kredit Properti (KP) dan Pembiayaan Properti (PP) rumah tapak dengan tipe di atas 70 akan dikenakan uang muka 15 persen hingga 30 persen dari nilainya. 

Adapun, ketentuan sebelumnya menyebut bahwa uang muka untuk rumah tipe tersebut berkisar 20 persen hingga 35 persen dari nilainya.

Sementara itu, uang muka bagi rumah tipe 21 hingga 70 nantinya akan dikenakan sebesar 10 persen hingga 25 persen dari nilainya.

Sebelumnya, rumah dengan tipe tersebut dikenakan kebijakan uang muka 15 persen hingga 30 persen dari nilainya.

Begitu pun dengan kredit rumah susun. Nanti, uang muka kredit rumah susun dengan tipe 70 ke atas akan dikenakan sebesar 15 persen hingga 30 persen dari nilainya. 

Sebelumnya, BI menetapkan uang muka kredit tipe tersebut sebesar 20 persen hingga 35 persen dari nilainya.

Untuk rumah susun dengan tipe 21 hingga 70, BI menetapkan nilai uang mukanya sebesar 10 persen hingga 25 persen dari nilainya, atau lebih kecil dibanding ketentuan sebelumnya yakni 15 persen hingga 30 persen. 

Ketentuan serupa juga berlaku untuk rumah susun dengan tipe di bawah 21.

Sementara itu, untuk uang muka kredit motor, BI akan memangkas uang mukanya dari 20 persen hingga 25 persen menjadi 15 persen hingga 20 persen dari nilainya. 

Untuk kendaraan roda tiga atau lebih, nilai uang mukanya akan turun dari 25 persen hingga 30 persen menjadi 15 persen hingga 25 persen dari nilainya.