Aksi dukungan kepada Polisi untuk menuntaskan kasus Q-NET (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Aksi dukungan kepada Polisi untuk menuntaskan kasus Q-NET (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)



Selain Wakil Bupati Lumajang Ir. Indah Amperawati yang meminta polisi tak mundur sejengkalpun untuk menuntaskan kasus Q-NET, Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq juga menyampaikan pernyataan yang jauh lebih keras terkait bisnis Q-NET yang menurutnya, bisnis ini tak ubahnya seperti sebuah perampokan.

Bupati Lumajang juga menyampaikan, bahwa polisi sudah melakukan hal yang benar dalam mengusut tuntas kasus ini. Untuk itu Bupati Lumajang bersama masyarakat Lumajang akan berada dibelakang Kapolres Lumajang guna menuntaskan kasus invstasi ala Q-NET.

“Kalau bisnis seperti Q-NET yang korbannya banyak, bukan perampokan terus gimana. Nyata-nyata lo, orang dibujuk, orang dirayu untuk menginvestasikan uangnya. Padahal mereka bukan orang kaya, mereka hanya berharap uangnya mendatangkan keuntungan, namun apa kenyataannya, mereka justru menjadi korban,” kata Bupati Lumajang, usai orasi kepada sejumlah wartawan di Lumajang, pada hari ini, Rabu (18/9).

Menurut Bupati Lumajang, masyarakat yang mengikuti bisnis Q-NET ini banyak yang mengusahakan dana investasinya dengan berhutang, menjual aset, bahkan ada yang sampai depresi.

Terkait dengan aksi 50 elemen masyarakat yang berdemo mendukung polisi pada hari ini, Bupati Lumajang menyebut Kapolres Lumajang sudah melakukan hal yang benar.

“Yang dilakukan Kapolres sudah benar, dan kami ini adalah bagian dari kebersamaan bersama masyarakat yang ingin menyuarakan aspirasi itu, makanya saya dan Bu Wakil Bupati dan Ketua DPRD semua bersama masyarakat untuk masalah ini. Kalau pengusutan kasus Q-NET ini tidak tuntas, maka akan muncul-muncul Q-NET – QNET baru ditengah masyarakat,” kata Bupati Lumajang kemudian.

Usai Bupati Lumajang, Wakil Bupati Lumajang Ir. Indah Amperawati kembali mempertegas komitmennya untuk terus mendukung langkah kepolisian. Dirinya bersama Bupati merupakan pilihan rakyat. Maka jika ada rakyat yang didholimi, dirinya akan terus bersama rakyat.

“Saya dan Pak Bupati adalah pilihan rakyat. Kalaua da rakyat ada yang terdholimi maka kami akan berada didepan bersama rakyat. Maka jika kasus ini tidak dituntaskan, maka gerakan rakyat ini bisa jadi akan lebih besar lagi. Untuk itu penegakan hukum harus ditegakkan,” tegas Wabup Lumajang Ir. Indah Amperawati.

Sementara Kapolres Lumajang AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban mengaku terharu atas dukungan masyarakat yang mendukung langkah polisi untuk menuntaskan kasus Q-NET.


End of content

No more pages to load