Dua orang yang diamankan saat razia lantas di Pulosari Ngunut, mereka membawa perhiasan emas mencapai 2 Kilogram (Foto : Dokpol / TulungagungTIMES)
Dua orang yang diamankan saat razia lantas di Pulosari Ngunut, mereka membawa perhiasan emas mencapai 2 Kilogram (Foto : Dokpol / TulungagungTIMES)

Operasi rutin yang dilakukan anggota Satlantas Polres Tulungagung menghentikan dua orang yang mengendarai sepeda motor dengan nopol DK 5548 UAN. 

Dua orang yang merupakan warga Lumajang merupakan ayah dan anak bernama Erwin (55) dan Yayang (30) ini mengaku warga Tempeh Kabupaten Lumajang. 

Keduanya diamankan setelah sebelumnya berusaha menghindari operasi yang terjadi di Jalan Raya Pulosari Kecamatan Ngunut, Rabu (18/09) siang.

"Saat anggota melakukan giat operasi rutin, pengendara sepeda motor berboncengan itu malah menghindar dengan masuk ke pekarangan orang," kata Kanit Turjawali, Ipda Hendrik Kurniawan.

Karena menghindar, anggota Satlantas dengan sigap mendatangi dua orang tersebut dan menanyakan kelengkapan berkendara. 
"Kita minta menunjukkan surat kelengkapan berkendara, namun justru petugas kami curiga karena membawa dua tas besar," ungkapnya.

Karena curiga, petugas meminta menunjukkan isi tas yang dibawa dan ternyata isinya mengejutkan. Di dalam tas tersebut diketahui berisi emas dengan jumlah besar.

"Alasan mereka adalah sales emas yang akan dipasarkan di daerah Trenggalek, namun kita tidak percaya begitu saja. Kita menghubungi Reskrim untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut," jelasnya.

Tak lama kemudian, pihak Reskrim membawa keduanya ke Mapolres Tulungagung guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, kedua orang masih diinterogasi penyidik untuk memastikan asal emas yang dibawa mereka berdua.