Ilustrasi PAUD. (Foto: istimewa)
Ilustrasi PAUD. (Foto: istimewa)

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menargetkan, untuk tahun depan (2020) anak-anak Indonesia wajib prasekolah atau PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) minimal 1 tahun sebelum masuk SD (Sekolah Dasar).

Hal ini dinyatakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, beberapa waktu yang lalu saat ditemui di Universitas Negeri Malang (UM).

"Target kita tahun depan ini secara bertahap nanti ada yang namanya wajib prasekolah 1 tahun sebelum masuk SD," ucap Muhadjir.

Berdasarkan peraturan pemerintah yang tercantum dalam UU pasal 28 ayat 1 Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) nomor 20/2003, PAUD atau Pendidikan Anak Usia Dini merupakan lembaga pendidikan yang diperuntukkan untuk anak usia 1-8 tahun. 

Jadi, playgroup atau KB, TK dan RA merupakan jenis lembaga pendidikan yang masuk dalam kategori PAUD.

Soal wajib prasekolah 1 tahun, menurut Muhadjir, baru 40 kabupaten/kota yang sudah mencanangkannya. 

Ia berharap, tahun depan sudah 100 persen kabupaten/kota yang mencanangkan wajib prasekolah 1 tahun tersebut.

"Tahun depan saya harap 100 persen kabupaten/kota harus sudah mencanangkan 1 tahun prasekolah, artinya harus masuk masuk PAUD minimal 1 tahun baru bisa masuk di SD," tandasnya.

Ia juga menegaskan agar pendidikan di PAUD lebih menekankan ke pendidikan karakter.

"Di situ karakter yang lebih penting. Jangan diajari yang aneh-aneh," tegasnya.

Muhadjir mengakui, perhatian pemerintah terhadap PAUD memang baru muncul 2-3 tahun terakhir.

"Baru 2 tahun atau 3 tahun terakhir ini pemerintah mulai memberi perhatian kepada PAUD," ungkapnya.