Ilustrasi penangkapan pelaku (lintasterkini)
Ilustrasi penangkapan pelaku (lintasterkini)

Seringkali menjadikan rumah sebagai tempat berjualan narkoba jenis sabu, akhirnya ulah Gil (26), warga Jalan Danau Ranau IX, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang tercium petugas.

Aksinya berjualan sabu di rumahnya yang berada di Jalan Mawar Gang 12, Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, berhasil dibongkar polisi setelah mendapatkan informasi dari masyarakat yang curiga dengan aktifitas di rumah Gil.

Gil ditangkap petugas di rumahnya tanpa perlawanan pad 28 Agustus 2019.  

Saat tertangkap, Gil tak bisa mengelak, sebab dari hasil penggeledahan petugas, ditemukan sejumlah barang bukti seperti satu kotak plastik, berisi satu buah paket sabu, satu buah kotak kertas berisi paket sabu dengan total seberat 30,86 gram serta satu unit timbangan elektrik.

Kapolres Malang Kota, AKBP Dony Alexander SIK, MH, melalui Kasat Reskoba, AKP M Ridho menjelaskan pihaknya masih terus melakukan pengembangan terhadap Gil.

Sebab, dari hasil introgasi, Gil, barang haram miliknya didapat dari salah satu narapidana di salah satu lembaga pemasyarakatan (Lapas). 

Dan meskipun kedapatan barang bukti, Gil mengaku jika ia bukanlah seorang pengedar, melainkan hanya seorang pemakai.

"Saat ini masih kami telusuri dan kami kembangan. Kami akan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Untuk barang bukti, saat itu ditemukan petugas didalam kamar pelaku," jelasnya.

Mengenai salah satu narapidana yang mengendalikan dan memasok barang terhadap Gil, saat ini juga telah diketahui identitasnya, yakni berinisial S. 

Pelaku mengirim barang tersebut menggunakan kurir maupun sistem ranjau.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam pasal 112 ayat 1 UU 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun atau denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar.