Humas Kemenag Kabupaten Blitar, Jamil Mashadi.(Foto : Malik Naharul/BlitarTIMES)
Humas Kemenag Kabupaten Blitar, Jamil Mashadi.(Foto : Malik Naharul/BlitarTIMES)

Seluruh rombongan jamaah haji dari Kabupaten Blitar sudah pulang ke tanah air. Namun nasib malang menimpa seorang jamaah haji asal Kabupaten Blitar yang terpaksa harus tinggal sementara di tanah suci.

Hal ini dikatakan Jamil Mashadi, Humas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blitar, ada seorang jamaah haji yang belum bisa pulang ke tanah air dikarenakan sakit. Jamaah haji ini asal Desa Kemloko Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar.

"Kami mengimbau keluarga untuk tenang karena terkait pelayanan haji Pemerintah menanggung semua biaya perawatan selama berada di Arab Saudi," ungkapnya, saat ditemui BLITARTIMES pada Kamis (12/9/2019).

Jamil menambahkan, meskipun panitia haji yang dibentuk pemerintah nanti usai masa kerja pada tanggal 16 September 2019. Manakala masih ada jamaah haji yang dirawat di Arab Saudi maka tanggung jawab perlindungannya berpindah dari Daerah Kerja ke Konsulat Jenderal RI yang ada di Mekkah atau Madinah .

"Jadi ini termasuk dari layanan dan perlindungan negara dalam memberikan pelayanan haji termasuk bagi jamaah haji yang sakit," imbuhnya.

Lebih lanjut, Jamil mengatakan, Pihak Kemenag bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri bersinergi untuk hadir memberikan perlindungan warga Indonesia yang hari ini masih ada di Arab Saudi.

"Jamaah haji tersebut sekarang masih dirawat di salah satu rumah sakit pemerintah setempat dan mohon doakan dalam waktu dekat kondisi membaik dan bisa segera kembali ke tanah air,"pungkas nya.(*)