Ilustrasi.(Foto : Nusa Bali)

Ilustrasi.(Foto : Nusa Bali)



Pasca dilantik menjadi anggota dewan periode 2019-2024, DPRD Kabupaten Blitar memulai agenda kerja dengan mengadakan rapat terkait rencana pembentukan fraksi, pembahasan tata tertib dan kode etik.

Terkait pembentukan fraksi, Sekretaris DPRD Kabupaten Blitar Izul Marom memastikan pembentukan fraksi DPRD Kabupaten Blitar saat ini hampir selesai dan hanya menunggu satu partai yang belum menyerahkan dokumen pembentukan fraksi. Pimpinan sementara DPRD itu 3 menargetkan maksimal minggu ketiga bulan September 2019 pembentukan fraksi diumumkan melalui rapat paripurna.

“Ditargetkan pembentukan fraksi segera selesai. Setelah selesai langsung diumumkan melalui paripurna,” ungkap Izul Marom.

Karena harus segera diparipurnakan DPRD meminta kepada parpol yang belum menyerahkan dokumen untuk segera menyerahkan.  Itu agar target waktu pembentukan fraksi yang ditetapkan DPRD bisa terealisasi.

“Kami meminta partai yang belum menyerahkan dokumen pembentukan fraksi segera mengirimkan agar proses segera selesai dan diumumkan. Kami pastikan DPRD Kabupaten Blitar terus berkomunikasi dengan partai terkait kelengkapan dokumen pembentukan fraksi,” tegasnya.

Lebih lanjut Izul menyampaikan, tidak hanya pembentukan fraksi. Susunan pimpinan DPRD definitif juga segera diumumkan. Sebab,  empat partai politik yang berhak menempati kursi pimpinan sudah mengusulkan nama calon pimpinan.

“Pimpinan saat ini masih pimpinan sementara. Tugas dari pimpinan sementara ini memimpin kegiatan dalam jangka pendek meliputi tugas yang diemban lebih kepada empat aspek, yaitu memimpin rapat di DPRD, memfasilitasi rapat pembentukan fraksi, melaksanakan rapat pembentukan tata tertib dan kode etik, serta memfasilitasi hingga terbentuknya unsur pimpinan definitif,” pungkas nya.


End of content

No more pages to load