Plt Wali Kota Blitar Santoso mengajak anak-anak di Kota Blitar gemar makan ikan

Plt Wali Kota Blitar Santoso mengajak anak-anak di Kota Blitar gemar makan ikan



Pemerintah Kota Blitar terus mengkampanyekan Gerakan Masyarakat Makan Ikan (GEMARIKAN). Gerakan yang dipelopori oleh Dinas Pertanian dan Perikanan ini tujuannya untuk meningkatkan gizi di masyarakat.

Plt Wali Kota  Blitar, Santoso mengatakan, kampanye GEMARIKAN ini sangat bagus karena tujuan sebagai salah satu wadah sosialisasi mengenai pentingnya konsumsi ikan kepada masyarakat. Diharapkan dengan sosialisasi ini, para ibu di rumah maupun para guru dapat mendorong meningkatkan konsumsi ikan setiap harinya.

“Ikan itu proteinnya sangat tinggi, makanya ini harus terus dikampanyekan. Dengan cara seperti ini tentu gizi di masyarakat akan terus meningKat karena hal ini sangat penting,” ungkap Santoso di sela-sela sosialisasi GEMARIKAN di Kebun Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar, Rabu (11/9/2019).

Di kesempatan ini Santoso pun mengajak seluruh anak-anak usia sekolah untuk gemar makan ikan. Harapannya, akan tercipta generasi yang tangguh dan berkualitas.

"Harapannya, akan tercipta generasi yang tangguh dan berkualitas karena gizi para anak-anak ini semakin terpenuhi, tubuhnya bertambah kuat dan menjadikan otak cerdas," tandas nya.

Sementara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar, Ir Rodiyah menjelaskan, di Kota Blitar GEMARIKAN sudah disosialisasikan berkali-kali. Pihaknya bersyukur lambat laun masyarakat Kota Blitar semakin gemar makan ikan. Hal ini merupakan lompatan bagus karena kandungan gizi dan protein pada ikan mampu membentuk kecerdasan anak.

“Sebagaimana diketahui Kota Blitar ini kan jauh dari laut. Untuk konsumsi ikan, kita dorong masyarakat makan ikan air tawar, bukan ikan laut. Sesuai penelitian kami, orang Blitar itu jarang banget makan ikan. Kebanyakan makan daging, telur. Sehingga kita terus sosialisasikan GEMARIKAN ini dan hasilnya kini mulai nampak,” kata Rodiyah.

Dijelaskan nya, untuk menyosialisasikan GEMARIKAN Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian juga menggandeng kelompok-kelompok masyarakat. Diantaranya kelompok wanita tani (KWT) dan kelompok pembudidaya ikan. Kepada kelompok pembudidaya, pihaknya terus mendorong selain ikan koi juga dibudidayakan ikan untuk konsumsi seperti lele dan nila.

“Untuk KWT selalu kita sampaikan agar masyarakat untuk beternak ikan sendiri untuk dikonsumsi. Untuk pembudidaya, kedepan kita dorong peternak untuk budidaya ikan gabus, kita sudah studi banding di Wlingi Kabupaten Blitar dan mudah-mudahan segera bisa diterapkan di Kota Blitar,” pungkas nya.(*)


End of content

No more pages to load