Jamhadi bersama Sutrisno Bachir.
Jamhadi bersama Sutrisno Bachir.

Sebagai partai pemenang pemilu di Surabaya, PDIP menjadi incaran banyak orang. Apalagi DPC PDIP Surabaya sedang membuka pendaftaran bakal calon wali kota Surabaya dan bakal calon wakil wali kota Surabaya saat ini.

Selain kader yang ikut maju, di luar kader pun dikabarkan mengincar agar mendapatkan rekom dari partai dengan lambang banteng ini. Salah satunya ialah seorang pengusaha atau Ketua Ikatan Kamar Dagang dan Industri (Ikadin) Jatim Jamhadi.

Jamhadi dikabarkan bakal maju lewat PDIP memanfaatkan kedekatannya dengan beberapa petinggi partai tersebut.

Namun, ketika dikonfirmasi, Jamhadi memilih belum menjawab secara jelas alias masih malu-malu. Ketika di telepon, dia tidak mengangkat. Namun pesan singkat yang dikirim oleh SurabayaTIMES sempat dibalasnya.

"Apa kabar Mas? Kita sedang sama Pak Sutrisno Bachir ketua KEIN (Komite Ekonomi Industri Nasional)," ujarnya seraya memberikan foto menunjukkan sedang tersenyum.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono ketika dikonfirmasi membantah Jamhadi telah mengisi formulir pendaftaran lewat DPC PDIP Surabaya. Dia menjelaskan sepanjang pengetahuannya, Jamhadi belum mengambil formulir pendaftaran.

"Nggak ada. Sampai hari ini saya tidak mendapatkan laporan jika Pak Jamhadi itu mendaftar. Hari ini pun nggak ada," tegas politisi yang akrab disapa Awi, Selasa (10/9).

Terkait status kader PDIP dari Jamhadi, mantan wartawan senior itu pun tidak tahu-menahu. Sebagai informasi, pada masa pendaftaran yang dibuka PDIP, hanya kader partai ber-KTA saja yang berhak mengambil formulir pendaftaran.

"Saya kurang tahu (Jamhadi punya KTA atau tidak). Tapi saya rasa beliau dan timnya tahu tentang tata aturan pendaftaran dari kami. Bisa jadi Pak Jamhadi punya KTA, bisa juga tidak. Monggo ditanyakan ke Pak Jamhadi sendiri," ucap Awi.

Ia menambahkan, secara aturan menurut Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Whisnu Sakti Buana, pendaftaran di Surabaya bersifat tertutup. Ini berarti hanya untuk kader dan anggota serta pengurus PDIP.