Komsos Tangkal Radikalisme/Separatisme yang digelar Kodim 0808/Blitar.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Komsos Tangkal Radikalisme/Separatisme yang digelar Kodim 0808/Blitar.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)


Editor

Heryanto


Kodim 0808/Blitar menggelar Komunikasi Sosial (Komsos) Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme. 

Kegiatan dihadiri oleh perwakilan Pelajar, Mahasiswa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Budaya dan Tokoh Pemuda.

Kegiatan komsos dilaksanakan di Aula Makodim 0808/Blitar Jln. Ahmad Yani No. 06 Kota Blitar, Senin (10/09/2019). 

Komsos kali ini mengusung tema "Melalui kegiatan pembinaan Komunikasi Sosial Cegah tangkal Radikalisme/Separatisme, Kita perkokoh mentalitas dan pemahaman ideologi Pancasila guna mencegah ancaman bahaya Radikalisme/Sparatisme dalam rangka mewujudkan alat juang pertahanan yang tangguh".

Dandim 0808/Blitar, Letkol Inf Kris Bianto, dalam sambutannya yang di bacakan oleh Kepala Staf Kodim 0808/Blitar Mayor Inf Leo Estasius Paurakan menyampaikan, maksud kegiatan pembinaan Komsos dilaksanakan adalah untuk menjalin hubungan yang harmonis dengan seluruh komponen Bangsa. 

Hubungan dalam rangka mewujudkan suatu kemampuan untuk mengantisipasi dan mencegah masuknya paham radikalisme/Separatisme.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah upaya untuk meningkatkan pemahaman komonikasi sosial dalam mendukung tugas pokok TNI, Khususnya dalam pelaksanaan pembinaan teritorial, melalui kemanunggalan TNI-rakyat kita wujudkan ketahanan wilayah yang kuat melalui pemahaman wawasan kebangsaan demi tegak dan utuhnya NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD Dasar 1945,” ungkap Mayor Inf Leo.

Ditegaskan, pentingnya wawasan kebangsaan dengan menanamkan nilai-nilai jiwa nasionalisme dan kecintaan terhadap NKRI guna mencegah provokasi atau hasutan. Yang dapat menimbulkan tindakan radikal atau kekerasan di masyarakat sehingga dapat menimbulkan konflik.

Sasaran utama kegiatan pembinaan Komsos cegah tangkal radikalisme/Sparatisme di wilayah Kodim 0808/Blitar lanjut dia, adalah terwujudnya kesadaran tentang arti pentingnya pemahaman terhadap bahaya Radikalisme/Separatisme.

“Outputnya adalah terbentuknya komponen bangsa yang memiliki kepribadian dan jiwa kebhinnekaan guna mendukung ketahanan wilayah yang kuat demi tegak dan utuhnya NKRI. Dan terwujudnya kerjasama antara TNI-AD dengan segenap komponen bangsa dalam rangka mempertahankan ideologi Pancasila,” pungkasnya.(*)


End of content

No more pages to load