Petugas melakukan evakuasi pada korban Agus Riyanto, nelayan yang tewas di tengah laut (Foto : Istimewa / TulungagungTIMES)

Petugas melakukan evakuasi pada korban Agus Riyanto, nelayan yang tewas di tengah laut (Foto : Istimewa / TulungagungTIMES)



Seorang nelayan, Agus Riyanto (42) warga Kelurahan Klego Gg 3 Buntu RT 02 RW 03 Kecamatan Pekalongan Timur Kota Pekalongan Jawa Tengah harus dibawa minggir sama awak kapal Miridian Jaya saat melaut. 

Saat itu kapal sedang melakukan aktivitas mencari ikan di Samudera Hindia dengan Koordinat GL 8.40° - GB 111.35°

"Seorang nelayan yang diketahui meninggal dunia dibawa menepi ke TPI masuk Popoh Kecamatan Besuki," kata Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kapolsek Besuki AKP Sumaji, Senin (09/09) malam.

Setelah dimintai keterangan, diketahui awal mula kejadian pada hari Minggu 08 September 2019 pukul 10.00 wib di atas KM Miridian Jaya Agus sedang menyusun ikan ke dalam kaleng ikan. 
"Pada saat mengangkat kaleng ikan korban merasa pusing, selanjutnya korban beristirahat dengan duduk bersandar pada kaleng ikan, kemudian korban tiba- tiba pingsan," ungkap Sumaji.

Mengetahui ada anak buah kapal (ABK) yang sakit, selanjutnya nahkoda kapal membawa menepi ke daratan terdekat untuk membawa Agus ke rumah sakit.

"Namun di perjalanan menepi, korban meninggal dunia," terangnya.

Polisi yang mendapat laporan langsung melakukan olah TKP dan membawa tubuh Agus ke Rumah Sakit Dr Iskak Tulungagung. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih jauh, Agus diduga mengalami serangan jantung yang mengakibatkan dirinya meninggal dunia.

"Diduga terkena serangan jantung," pungkas nya.

Dari hasil pemeriksaan polisi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Agus. 


End of content

No more pages to load