Rapat paripurna DPRD Kota Blitar tetapkan fraksi dan usulkan pimpinan definitif.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Rapat paripurna DPRD Kota Blitar tetapkan fraksi dan usulkan pimpinan definitif.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar menggelar rapat Paripurna dalam rangka pembentukan fraksi-fraksi DPRD. Untuk mengoptimalkan fungsi tugas dan wewenang DPRD Kabupaten/Kota dibentuk fraksi sebagai wadah berhimpun anggota DPRD Kota Blitar. Rapat Paripurna digelar diruang sidang utama DPRD Kota Blitar, Senin (9/9/2019).

Rapat Paripurna dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Sementara dr Syahrul Alim. Berdasarkan hasil rapat paripuena, di DPRD Kota Blitar terbentuk 4 fraksi. Keempat fraksi itu, yakni, Fraksi PDIP, Fraksi PKB yang didalamnya ikut bergabung Partai Hanura, Fraksi PPP, dan Fraksi Indonesia Bersatu. Fraksi Indonesia Bersatu ini gabungan dari Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Golkar, dan PKS.

"Fraksi di DPRD Kota Blitar sudah terbentuk, hari ini sudah kita paripurnakan. Ada empat fraksi," ujar Ketua sementara DPRD Kota Blitar, dr Syahrul Alim kepada para wartawan saat ditemui seusai sidang paripurna pembentukan fraksi di gedung DPRD Kota Blitar.

Dalam paripurna ini DPRD Kota Blitar langsung mengumumkan nama-nama pimpinan fraksi. PDIP menunjuk Bayu Setyo Kuncoro sebagai ketua Fraksi. Sementara dari PKB yang ditunjuk sebagai Ketua Fraksi adalah Elly Idayah Vitnawati, Nuhan Eko Wahyudi menjadi ketua Fraksi PPP dan Fraksi Indonesia Bersatu yang ditunjuk ketua sebagai ketua Yohan Tri Waluyo dari Partai Gerindra.

Setelah fraksi terbentuk, dalam rapat paripurna ini DPRD Kota Blitar langsung membentuk panitia tata tertib untuk pembahasan penetapan pimpinan DPRD Kota Blitar definitive. Anggota dari tim tersebut berasal dari perwakilan fraksi-fraksi yang telah terbentuk.

“Tim sudah terbentuk dan kami batasi kerja mereka maksimal selasa depan sudah selesai. Namun demikian penetapan hasil tata tertib ini menunggu pimpinan definitive,” jelas dia.

Setelah pembentukan fraksi selesai, pimpinan Dewan sementara masih memiliki tugas membentuk alat kelengkapan Dewan, terutama pembentukan pimpinan definitif. Pimpinan definitif tersebut merupakan usulan dari partai politik pemenang kursi secara berurutan di DPRD Kota Blitar dan harus ada rekomendasi dari DPP masing-masing parpol. Keempat parpol yang akan menduduki kursi pimpinan DPRD Kota Blitar adalah PDIP, PKB dan PPP.

Usulan nama-nama pimpinan definitive dibahas dalam paripurna kali ini. Dimana partai yang mendapat jatah kursi pimpinan dewan sudah mengusulkan nama calon pimpinan dewan.PDIP mengusulkan dr Syahrul Alim, PKB mengusulkan Yasin Hermanto, dan PPP mengusulkan Agus Zunaidi.

"Tiga nama yang diusulkan menjadi pimpinan dewan akan kami usulkan ke Gubernur Jatim. Kami menunggu keputusan dari Gubernur untuk penetapan pimpinan dewan definitif itu," pungkasnya.(*)