Salah satu petani saat menerima kartu tani di Balai Kota Among Tani beberapa saat lalu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Salah satu petani saat menerima kartu tani di Balai Kota Among Tani beberapa saat lalu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)


Editor

A Yahya


Dinas Pertanian Kota Batu siap mendistribusikan kartu tani (kartani) kepada para petani pada pertengahan bulan September ini. Totalnya ada sebanyak 1.300 petani yang bakal menerima. “Kalau rencananya pertengahan September akan kami distribusikan kepada petani yang memang belum dapat,” ungkap Kepala Dinas Pertanian Sugeng Pramono.

Ia menjelaskan totalnya ada 6 ribu petani yang menerima kartani. Namun sebagian dari petani itu sudah menerima. “Dari 6 ribu itu, memang tinggal 1.300 petani yang belum dapat,” imbuhnya.

Kartani ini merupakan sarana akses layanan perbankan terintegrasi yang berfungsi sebagai simpanan, transaksi, penyaluran pinjaman hingga kartu subsidi. Keunggulan dari Kartu Tani ini antara lain single entry data, proses validasi berjenjang secara online, transparan, dan multifungsi.

“Bukan hanya itu, kartu ini juga menunjang ketersediaan data petani pemilik kartu secara lengkap seperti data lahan secara akurat,” kata Sugeng.

Lalu, tranparansi penyaluran dana subsidi melalui sistem perbankan. Data kebutuhan pupuk secara akurat sampai tingkat pengecer dan mengetahui produktivitas lahan dalam suatu daerah.  “Kartu tani diharapkan menjadi era baru untuk menyejahterakan petani khususnya di Kota Batu,” ucapnya.

Cara penggunaannya pun mudah, petani hanya tinggal datang di agen-agen yang sudah disiapkan untuk program ini. Kemudian tinggal menggesek kartu untuk membeli pupuk. Untuk saat ini ada 11 agen yang disiapkan.


End of content

No more pages to load