Yuni Aophia (ketiga dari kiri) bersama desainer asal Nganjuk saat memperkenalkan batik sebelum acara Jember Fashion Society di Lippo Mall Jember (foto : Moh. Ali  Makrus/ JatimTIMES)
Yuni Aophia (ketiga dari kiri) bersama desainer asal Nganjuk saat memperkenalkan batik sebelum acara Jember Fashion Society di Lippo Mall Jember (foto : Moh. Ali Makrus/ JatimTIMES)

Istri Bupati Nganjuk Yuni Rahman Hidayat kenalkan Batik khas Nganjuk di acara Jember Fashion Society (JFS) yang digelar di Atrium Lippo Plaza Jember.

Dalam pagelaran yang berlangsung selama seminggu ini, Ketua Tim Penggerak PKK Nganjuk membawa berbagai motif batik khas Nganjuk untuk dipromosikan.

“Kami mengikuti event ini dengan tujuan agar produk kerajinan daerah kami bisa dikenal oleh masyarakat luas. Hari ini kami mengikuti JFS, kegiatan ini juga merupakan persiapan event yang akan kami ikuti nanti di Surabaya Fashion Week dan Malang Fashion Week,” ujar perempuan yang memiliki nama asli Yuni Sophia Sabtu (7/9/2019).

Selain itu, perempuan yang juga ketua Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Kabupaten Nganjuk ini juga memperkenalkan brand asal Nganjuk yang diberi nama QMR X Yuni Sophia, selain itu, pihaknya juga memperkenalkan beberapa produk UMKM khas Nganjuk.

“Potensi Nganjuk itu sangat luar biasa, termasuk batiknya, dengan keterlibatan kami dalam kegiatan Jember Fashion Socety ini, harapan kami, batik khas Nganjuk bisa dikenal secara Nasional, kami memiliki 36 motif batik, tapi 10 yang terbaik yang kami kenalkan,” beber Yuni.

Banyaknya motif batik khas Nganjuk menurut Yuni, hal ini tidak lepas dari banyaknya desa di daerahnya yang memiliki banyak pengrajin dengan motif sesuai potensi yang ada di desa yang ada di Nganjuk, dimana semua pengrajin menggunakan motif dengan mengangkat kekayaan lokal di daerahnya.

“Berbicara pengrajin batik di Nganjuk, jumlahnya sangat banyak, ada yang tergabung dalam komunitas batik usaha kecil dan besar, namun untuk mengikuti event-event seperti ini, kami secara bergantian membawa para pengrajin, karena tidak mungkin semua kami bawa secara bersamaan,” pungkas Yuni. (*)