Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan KabupatenBlitar drh Adi Andaka.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan KabupatenBlitar drh Adi Andaka.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)



Pemkab Blitar merespons aduan dari peternak terkait rendahnya harga ayam broiler yang kembali anjlok. Rencananya, dalam waktu dekat, pemkab melalui Dinas Peternakan dan Perikanan akan menyampaikan aduan ini kepada pemerintah pusat.

Sebelumnya, OPD yang berkantor di Jalan Sultan Agung Kota Blitar itu telah menerima keluhan peternak ayam broiler. Peternak mengeluhkan turunya harga ayam di harga Rp. 9.000 hingga Rp 10.000 per kilogram dari harga Rp 19.000 hingga Rp 20.000.

“Kami segera mengirimkan surat kembali ke Kemenko Perekonomian, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, serta gubernur untuk mempertanyakan langkah tegas sebagai solusi menyikapi turunnya harga ayam broiler yang merugikan peternak,” ungkap Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar drh Adi Andaka.

Dikatakannya, selain berkoordinasi dengan pemerintah pusat, pihaknya juga akan segera mengumpulkan seluruh peternak ayam broiler di Kabupaten Blitar untuk berkoordinasi dan membahas turunnya harga. Turunnya harga ayam ini adalah kali kedua  di Kabupaten Blitar setelah dua bulan lalu harga ayam juga anjlok.

“Kami akan kumpulkan seluruh peternak, baik peternak mandiri maupun peternak kemitraan. Kami akan bahas persoalan ini bersama-sama untuk mencari solusi,” tandas dia.

Sebelumnya, sejumlah peternak ayam di Kabupaten Blitar, baik yang mandiri maupun kemitraan, mengeluhkan anjloknya harga ayam broiler sejak empat hari lalu. Sejak empat hari lalu ,harga ayam turun dari Rp 17.000 per kilogram menjadi Rp 11.000 hingga Rp 9.000 per kilogram. Turunnya harga ayam ini diperkirakan karena stok ayam yang melimpah.


End of content

No more pages to load