Screenshot utas Twitter. (istimewa)
Screenshot utas Twitter. (istimewa)

Pihak SMK Widyagama telah membereskan persoalan siswanya yang ditinggalkan orang tuanya, siang ini (Kamis, 5/9/2019).

Sebelumnya, kasus ini banyak mendapatkan atensi dari netizen lantaran guru yang membuat utas atau thread mengenai anak berinisial B tersebut.

Didatangi MalangTIMES, pihak Humas SMK Widyagama menjelaskan, anak tersebut akan diadopsi pada bulan November ini. Sementara dalam waktu 1,5 bulan, ia akan tinggal di sekolah.

BACA JUGA: Siswa SMK yang Ditelantarkan Orang Tuanya Sementara Akan Tinggal di Sekolah

Baru saja utas baru mengenai kondisi terkini anak tersebut juga dibuat oleh sang guru dengan akun @vionitnot.

 

 

Dalam utas tersebut sang guru menjelaskan, pihak sekolah tidak bisa memberi izin untuk memperlihatkan si anak lantaran masih di bawah umur.

"Btw ini baru kelar rapat ngebahas kondisi si Adek ini. Barusan banyak banget media yang dateng, gak nyangka kalo respon secepat ini. Btw kalo mau pengen tahu adeknya sih kami belum bisa kasih ijin karena selain masih dibawah umur, si adek ini juga gak tau kalo se-viral ini," tulisnya.

Dituliskannya, siswa tersebut akan diadopsi di bulan November 2019. Untuk sementara ini, siswa difasilitasi oleh SMK dan biaya hidupnya ditanggung bersama, mulai dari makan, mandi, dan lain-lain. Kondisi terkini siswa tersebut sehat.

"Si adek sekarang kondisinya sehat walafiat, dia gerejanya ikut gereja di Jalan Ijen (lupa namanya) dan sekarang mau cari gereja yang terdekat untuk pindah," jelasnya.

"Anyway, dia hepi aja di sekolah, tadi pagi sempet ngajar di kelasnya dan dia bersyukur dg kondisinya," imbuhnya.

Ia menyatakan, pihak sekolah menerima apabila ada yang mau memberi bantuan. Baik itu snack maupun makanan berat.

"Btw kalo ada yang mau kirim snack, makan siang, maupun makan malam boleh asal tidak mengganggu kondisi di SMK yah, karena gimanapun tetap lembaga pendidikan dan mending diluar jam sekolah," tulisnya.

Selain itu, sekolah juga membuka donasi untuk anak tersebut.

"Untuk donasi, sesuai kesepakatan dengan Wali Kelas dan Guru BK tetap kami terima untuk membantu si Adek ini di dalam biaya sehari-hari dan pelaporan secara rutin. Nantinya tetap dikelola oleh pihak sekolah secara bersama-sama. Jadi makasih ya kakak-kakak, atas atensinya. Kita udah bisa tenang karena si Adek sudah mendapatkan kondisi yang layak, yehe," bebernya.

Kesepakatan dari SMK, donasi untuk snack dan makanan tidak dibatasi. Akan tetapi untuk donasi berupa uang hanya dibatasi satu minggu hingga tanggal 12/9/2019. Donasi nantinya dikelola dan disalurkan ke siswa-siswa SMK yang juga membutuhkan.

"Donasi BNI 5089222221 an. Alvionitha SA," imbuhnya.

Kondisi siswa yang baik tersebut juga dibenarkan oleh Humas SMK Widyagama saat ditemui oleh MalangTIMES.

"Anaknya enteng. Ndak kelihatan bermasalah. Semalam juga di sini. Pagi tadi sekolah kayak biasanya, tetap enteng," ujar perempuan yang enggan menyebutkan namanya tersebut.